Iran_nuclear_programTeheran, LiputanIslam.com – Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran Ayatullah Ali Khamenei dinilai terus memantau dengan cermat perkembangan negosiasi nuklir Iran dengan negara-negara yang tergabung dalam Kelompok 5+1 serta memandangnya sebagai satu medan pertempuran tersendiri.

Penilaian ini dikemukakan oleh Wali Kota Teheran, Mohammad Bagher Ghalibaf, dalam  Seminar ke-3 “Veteran Jihad dan Kesyahidan Kaum Rohaniwan Pejuang Teheran Raya,” di Teheran, Kamis (8/4/2014).

“Masalah nuklir merupakan salah isu terpenting dalam kebijakan luar negeri Republik Islam Iran dan kelak pasti akan dinilai oleh generasi mendatang,” ujar Ghalibaf.

Mantan pilot Iran Air dan pendiri Angkatan Udara Garda Revolusi Islam Islam (IRGC) ini menambahkan bahwa isu nuklir Iran memiliki kompleksitas hukum dan ada banyak pemain yang berperan di berbagai level sehingga isu ini menjadi satu “medan laga” tersendiri. “Ini merupakan satu medan laga yang dihadapi oleh bangsa dan revolusi kita,” ujar Ghalibaf.

Menurut dia, Ayatullah Ali Khamenei memantau sepenuhnya isu ini beserta juru rundingnya. “Tak syak lagi, Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran meminta supaya garis merah yang ada dalam masalah ini diindahkan sepenuhnya oleh siapapun dan di level manapun, dan beliau sama sekali bukanlah orangnya untuk dapat mentransaksikan kehormatan bangsa dan pemerintahan dengan apapun, siapapun dan pemerintah manapun,” tandas Ghalibaf.

Dia menambahkan bahwa di mata Ayatullah Ali Khamenei, para perunding nuklir Iran merupakan bagian dari putera-putera terbaik revolusi Islam Iran. Karena itu, lanjut Ghalibaf, Pemimpin Besar optimis mereka akan dapat bekerja dengan baik sehingga sudah seharusnya didukung dan jangan sampai terjadi upaya yang dapat melemahkan nyali dan mental mereka di tengah pergumulan melawan hegemoni Barat. (mm/fna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL