irak-barzani-dan-ammar-al-hakimArbil, LiputanIslam.com –  Pemimpin wilayah otonomi Kurdistan Irak Massoud Barzani menilai ISIS sudah tak bertaring, dan karena itu pasukan Kurdistan, Peshmerga, tidak akan ikut masuk ke Mosul. Tapi dia memastikan bahwa Peshmerga tetap akan bekerjasama dengan pasukan pemerintah pusat dalam perang pembebasan kota di Irak utara ini dari cengkraman teroris takfiri ISIS.

“Kita sudah menguasai sebagian besar kawasan, dan sejak hari ini sudah tak ada bahaya lagi dari ISIS. Peshmerga tidak akan masuk ke Mosul dalam operasi pembebasan yang sedang berlangsung ini. Pasukan kontra-teroris yang akan masuk ke Mosul,” katanya dalam koonferensi pers bersama Ketua partai terbesar di Irak, Dewan Tinggi Islam , Sayyid Ammar al-Hakim Hakim, di Khazer, utara Mosul,  Jumat (27/10/2016).

Sementara itu, al-Hakim menyatakan bahwa pembebasan kota Mosul menandai era baru kerjasama dan solidaritas antarkomponen politik di negara ini dan perluasan kerjasama antara Baghdad dan Arbil.

Pemimpin Aliansi Nasional Irak ini menjelaskan bahwa terorisme tidak cukup diperangi hanya melalui jalur militer, melainkan harus diberantas secara komprehensif yang mencakup bidang-bidang militer, keamanan, sosial, pembangunan dan ekonomi.

Al-Hakim mengecam campurtangan Turki di Irak utara dan mengingatkan bahwa partisipasi dalam operasi Mosul hanya boleh dilakukan dengan koordinasi dan kerjasama dengan pemerintah pusat Irak.

Ditanya mengenai adanya dua wartawan Israel yang meliput perang Mosul, dia mengatakan bahwa sesuai keterangan para pejabat Kurdistan, dua wartawan itu masuk dengan menggunakan paspor negara lain dan bukan sebagai wartawan Israel.

“Begitu tahu keduanya adalah wartawan Israel, para pejabat Kurdistan segera menyeru mereka keluar dari Irak,” katanya. (mm/raialyoum/irna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL