Teheran, LiputanIslam.com –  Pemimpin Besar Iran Grand Ayatullah Sayyid Ali Khamenei menegaskan bahwa jihad melawan Israel merupakan kewajiban yang mendesak bagi seluruh Dunia Islam.

Dalam pertemuan dan ramah tamah Idul Fitri dengan para pejabat dan masyarakat Iran serta para duta besar negara-negara Islam untuk Iran di Teheran,  Senin (26/6/2017), Sayyid Khamenei, dia menegaskan hal tersebut sembari mempertanyakan mengapa sebagian negara Islam justru menghindari kewajiban ini, padalahal “melemahkan dan melupakan masalah Palestina merupakan bahaya besar.”

“Masalah Palestina merupakan persoalan substansial Dunia Islam, tapi sebagian negara Islam malah berbuat sesuatu yang menjurus pada pengabaian masalah ini… Masalah Palestina harus tetap menjadi isu pertama Dunia Islam, semua harus membantu Palestina dan jangan sampai melupakannya,” serunya.

Dia menambahkan bahwa sesuai fikih Islam, ketika musuh menguasai suatu wilayah Islam maka seluruh umat Islam berkewajiban melawan dan berjihad dengan berbagai cara.

“Karena itu jihad melawan Rezim Zionis sekarang menjadi urgen dan wajib bagi seluruh Dunia Islam,” tegasnya.

Sayyid Khamenei menjelaskan bahwa ketika sebagian negara Islam mengabaikan kewajiban ini maka sudah sepatutnya Iran berusaha membangkitkan kesadaran akan tanggungjawab serta mengingatkan keharusan Dunia Islam bersatu, berpadu dalam satu aliansi, solider satu sama lain, dan dalam hal ini pemerintahlah yang berkewajiban menunaikan tanggungjawabnya.

Dia mengingatkan musuh sengaja memanfaatkan isu sektarianisme untuk membangkitkan perselisihan Dunia Islam.

“Dukungan seorang senator AS kepada komunitas Sunni di depan Syiah ketika dia dan semisalnya sama sekali tidak meyakini prinsip Islam dan malah memusuhi negara-negara Islam tak lain adalah konspirasi, dan ini harus kita perhatikan dengan sungguh-sungguh. Sayangnya, para pejabat negara-negara Islam masih saja mengabaikan permusuhan ini,” sesalnya.

Dia kemudian menyebutkan bahwa pawai dan unjuk rasa jutaan rakyat Iran di seluruh penjuru negara ini pada peringatan Hari al-Quds yang jatuh pada hari Jumat terakhir bulan suci Ramadhan merupakan cermin tekad bangsa Iran untuk terus membela bangsa Palestina sekaligus merupakan contoh nyata semangat persatuan Islam.

“Inilah merupakan manifestasi makna persatuan Islam, karena kaum Syiah yang meskipun sedang berpuasa tapi bersedia turun jalan-jalan untuk menunjukkan solidaritasnya kepada saudara-saudara mereka bangsa Palestina yang Sunni,” terangnya. (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL