Teheran, LiputanIslam.com – Pemimpin Besar Iran Grand Ayatullah Sayyid Ali Khamenei mengajukan beberapa syarat kepada negara-negara Eropa untuk kelanjutan perjanjian nuklir Iran.  Persyaratan ini dia tegaskan dalam pertemuan dengan para pejabat tiga lembaga tinggi negara Iran di Teheran, Rabu (23/5/2018).

Dia menekan kepada mereka keharusan mendapatkan jaminan dari negara-negara Eropa untuk kelanjutan perjanjian nuklir , dan menilai hal itu sebagai kunci kemenangan dalam melawan arogansi AS yang telah keluar dari perjanjian nuklir secara sepihak.

Ayatullah Khamenei memastikan AS bermaksud menggulingkan pemerintahan Republik Islam Iran namun upaya untuk ini tetap akan sia-sia.

“Tak ada keraguan pada kita bahwa musuh akan kalah, dan setiap orang yang mengerti ajaran Islam pasti memahami hal ini…. Nasib Presiden AS sekarang (Donald Trump) hanya akan seperti para pendahulunya semisal Bush, para neo-konservatif, dan Reagen. Dia (Trump) juga akan hilang dalam lipatan sejarah,” ujarnya.

Setelah menjelaskan beberapa pengalaman sejarah yang harus dipetik Iran dalam mengambil keputusan, Ayatullah Khamenei menyebutkan beberapa persyarat berat Iran kepada Eropa untuk kontinyuitas perjanjian nuklir kurang lebih sebagai berikut;

Pertama, Eropa tidak boleh bungkam lagi di depan pelanggaran AS, sebab AS sudah berulangkali melakukan pelanggaran terhadap perjanjian nuklir Iran tapi Eropa selalu bungkam. Sekarang Eropa tak boleh bungkam lagi agar Iran bisa percaya kepadanya. AS telah melanggar resolusi 2231. Karena itu, Eropa sekarang harus mengeluarkan resolusi kecaman terhadap pelanggaran ini.

Kedua, Eropa harus berjanji untuk tidak mempersoalkan program rudal dan pengaruh regional Iran.

Ketiga, Eropa harus melakukan perlawanan secara terbuka terhadap sanksi-sanksi AS terhadap Iran.

Keempat, Eropa harus menjamin secara penuh perdagangan minyak Iran sehingga ketika AS hendak memblokadenya maka Iran tetap harus dapat menjual sekehendaknya kepada negara-negara pembeli semisal Cina, India, Jepang, dan Uni Eropa sendiri.

Kelima, bank-bank Eropa harus menjamin kelangsungan traksanksi dagangnya dengan Iran. Iran tidak bermasalah dengan tiga negara Eropa Inggris, Perancis, dan Jerman, tapi tidak memiliki kepercayaan kepada mereka akibat rekam jejak mereka.

Pemimpin Besar Iran menegaskan bahwa jika Eropa tidak becus dalam memenuhi persyaratan tersebut maka Iran akan bersikukuh pada haknya untuk kembali memperkaya uranium.

“Ketika kita melihat perjanjian nuklir ternyata tidak bermanfaat maka salah satu jalan keluarnya ialah kembali melakukan aktivitas yang terbengkalai,” tegasnya. (mm/alalam/rayalyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*