Marib, LiputanIslam.com –  Pemimpin kelompok Ansarullah (Houthi) di Yaman, Abdel Malik Al-Houthi, menegaskan bahwa rudal balistik kelompok ini menjangkau Istana Yamamah di Riyadh, ibu kota Arab Saudi.

Hal itu dia nyatakan dalam pidato yang disiarkan oleh TV Al-Masirah milik Ansarullah berkenaan dengan peringatan 1000 hari invasi militer Saudi dan sekutunya terhadap Yaman, Selasa (19/12/2017).

Dia menegaskan bahwa dari Yaman pihaknya dapat membalas serangan pasukan koalisi Arab pimpinan Saudi, dan merudal pusat-pusat resmi serta semua fasilitas vital Saudi dan Uni Emirat Arab.

“Hari ini ada perimbangan yang kami tunjukkan kembali dengan segenap upaya dan tanggungjawab,” tandasnya.

Sebelumnya, Ansarullah mengumumkan bahwa rudal balistik Yaman telah dilesatkan ke Saudi dan tepat mengena ke sasaran berupa Istana Yamamah yang mencakup kantor Raja Salman dan pengadilan negara ini.

Pada 4 November lalu Ansarullah juga telah menembakkan rudal ke Saudi dengan sasaran bandara internasional King Khalid bin Abdulaziz. Mereka memastikan rudal itu mengena ke sasaran, namun pihak Saudi mengaku dapat merontokkannya di tempat terbuka.

Sejak itu Saudi tampak semakin geram terhadap Ansarullah sehingga pasukan koalisi Arab memperketat blokade darat, laut dan udaranya terhadap Yaman.

Belakangan ini AS mengaku memiliki “bukti tak terbantahkan” bahwa rudal Yaman itu adalah buatan Iran.

Seperti diketahui,Saudi dengan sekutunya mulai melancarkan invasi militer ke Yaman sejak 26 Maret 2015 sampai sekarang dengan dalih membela pemerintahan tersingkir Abd Rabbuh Mansour Hadi melawan Ansarullah yang berhasil menguasai Sanaa, ibu kota Yaman, dan berbagai kawasan lain negara ini sejak 21 September 2014. (mm/rayalyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL