Sanaa, LiputanIslam.com –  Pemimpin gerakan Ansarullah (Houthi) Sayyid Abdul Malik al-Houthi dalam pidato pada rapat akbar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Sanaa, ibu kota Yaman, Rabu (21/11/2018) menyerukan resistensi dan keteguhan dalam menghadapi agresi militer Arab Saudi dan sekutunya.

Dalam peringatan yang diikuti oleh jutaan umat di lapangan al-Sab’in itu al-Houthi melalui pidato televisi menegaskan, “Partisipasi akbar kita berpangkal pada kecintaan kita kepada Nabi Allah Muhammad saw, dan keimanan bahwa nabi, risalah, dan kesucian merupakan bagian dari sumber kehormatan dan kekuatan kita… Partisipasi akbar ini menegaskan kepada dunia bahwa bangsa Yaman benar-benar mengikuti prinsip Rasul saw, dan dengan demikian mereka akan menang atas musuh.”

Dia menekankan pentingnya konsistensi kepada prinsip kebebasan, kemerdekaan, dan pertahanan tanah air serta perlawanan terhadap musuh.

Al-Houthi mengecam segala bentuk normalisasi hubungan dengan Rezim Zionis Israel dan menyerukan dukungan penuh kepada resistensi bangsa Palestina.

“Kita, bangsa Yaman, bersiteguh pada hak kebebasan dan kemerdekaan kami berdasar identitas keimanan dan keterhubungan kita dengan Islam. Kedua, kebersiteguhan dan keyakinan kami kepada Allah memantapkan kita dalam membela diri dan negeri kita dan melawan agresi Zionis-AS- Saudi, dan Emirat,” lanjutnya.

Peringatan Maulid Nabi saw secara besar-besar juga diadakan di sejumlah provinsi lain di Yaman, dan di semua acara itu lautan umat menyerukan solidaritas sosial untuk mengatasi berbagai persoalan hidup yang ditimbulkan oleh agresi dan blokade Saudi dan sekutunya.

Empat tahun agresi itu tidak mengurangi antusias umat Islam Yaman dalam menjalani tradisi peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad saw. Mereka justru tampak semakin bergelora memperlihatkan resistensinya terhadap agresi. (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*