Sanaa, LiputanIslam.com – Pemimpin kelompok pejuang Ansarullah (Houthi) di Yaman, Abdul Malik al-Houthi, mengingatkan bahwa pasukannya dapat menggempur sasaran-sasaran vital di Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA) yang memimpin agresi terhadap Yaman.

Al-Houthi menegaskan pasukan Yaman siap melanjutkan pertempuran “di garis depan” dalam perang yang sudah berlangsung lebih dari empat tahun.

“Semua orang harus terus menjaga front dengan dana dan senjata, dan memperkuatnya dengan para ksatria dan mujahidin,” serunya dalam sebuah wawancara televisi di Al-Masirah, Senin (22/4/2019).

Dia menyatakan bahwa pasukannya memiliki kemampuan mencapai “sasaran strategis, vital, sensitif, dan berdampak besar yang dapat digempur jika terjadi eskalasi di Hodeydah.”

“Rudal kami mampu mencapai Riyadh dan luar Riyadh hingga Dubai dan Abu Dhabi, serta target-target vital dan sensitif,” tegasnya.

Ansarullah telah berulangkali menggempur Arab Saudi dan ibu kota Riyadh dengan rudal balistik, dan mengaku juga telah melancarkan serangan dengan pesawat nirawak ke bandara Abu Dhabi dan Dubai selama konflik berlangsung.

Di pihak lain, Arab Saudi mengaku dapat mencegat semua rudal Ansarullah sembari menyatakan adanya orang yang tewas akibat serpihan peluru, sementara UEA membantah telah mendapat serangan nirawak.

Perang di Yaman telah berkobar sejak 2014 antara pejuang Ansarullah yang didukung Iran di satu pihak dan pasukan pro-presiden tersingkir Abd Rabbuh Mansour Hadi di pihak lain yang didukung oleh aliansi militer pimpinan Saudi sejak 2015. (mm/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*