Teheran, LiputanIslam.com –  Jubir Kemlu Iran Behram Qasemi menepis klaim Raja Abdullah II dari Yordania bahwa sepak terjang Teheran untuk menciptakan “bulan sabit  Iran/Syiah” di Timteng berseberangan dengan realitas dan aspirasi rakyat Timteng serta obsesi sebagian besar negara kawasan ini untuk menegakkan perdamaian dan stabilitas permanen.

“Klaim demikian tidak benar, dan tak dapat membantah dan mengabaikan peranan positif  dan jerih payah Iran dalam pemberantasan teroris dan membantu pemulihan keamanan,” ujar Qasemi, Ahad (28/1/2018).

Dia menjelaskan bahwa klaim demikian tidak akan membantu tercapainya kemaslahatan bagi masyarakat regional karena justru menguntungkan pihak-pihak asing yang berdominasi di Timteng.

Menurutnya, cakrawala Timteng tidak akan cerah selagi tidak ada tekad untuk fokus mencari akar sesungguhnya di balik semua krisis dan ketegangan yang selalu membayangi Timteng.

Qasemi menyebutkan bahwa Iran telah melontarkan berbagai ide segar untuk membebaskan kawasan dari krisis, termasuk ide pembentukan forum dialog regional Teluk Persia.

“Kebijakan prinsipal dan solid Iran selalu fokus pada upaya membantu penegakan perdamaian, keamanan dan stabilitas di kawasan ini, dan menggunakan semua kesempatan yang tersedia untuk mengajak dialog negara-negara lain dan membangun situasi yang kondusif bagi upaya penyelesaian problematika dan krisis yang ada sekarang di kawasan ini,” lanjutnya.

Di bagian akhir pernyataannya Qasemi mengatakan, “Ajakan ini masih selalu ada untuk dialog konstruktif dan berguna demi menghapus kondisi salah faham dan membangun kerjasama di kawasan. Iran juga senantiasa menyambut baik ide-ide positif dan tenang untuk meneguhkan perdamaian dan stabilitas di kawasan.” (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*