saudi Mansour Al-TurkiRiyadh, LiputanIslam.com – Juru Bicara Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Arab Saudi Mayjen Mansour al-Turki menyatakan bahwa para pelaku serangan terhadap warga Syiah di desa al-Dalwah di wilayah Ahsa’, Arab Saudi, adalah para pengikut faham jaringan teroris al-Qaeda.

“Mereka adalah orang-orang yang menganut pemikiran sesat,” ungkapnya, sebagaimana dilansir Asharq al-Awsat, Rabu (5/11). “Pemikiran sesat” adalah stigma yang kerap digunakan di Arab Saudi dalam menyebut jaringan teroris internasional pimpinan Aiman al-Zawahiri tersebut.

“Mereka menginginkan darah warga yang tak berdosa dan melakukan kejahatan demi menimbulkan fitnah antargolongan di tengah masyarakat,” lanjutnya.

Dia menyatakan bahwa kurang dari 24 jam sesudah peristiwa penembakan terhadap beberapa warga Syiah, aparat keamanan berhasil “memantau dan membuntuti orang-orang yang terlibat dalam peristiwa teror itu di enam kota di kawasan Riyadh, al-Qasim, dan al-Sharqiyah.”

Sebelumnya, Kemendagri Saudi mengumumkan bahwa korban tewas akibat serangan teror yang terjadi Senin (3/11) tersebut bertambah menjadi 8 orang, sedangkan korban cidera 12 orang. Namun sumber lain menyebutkan jumlah korban luka mencapai lebih dari 30 orang. (Baca juga: Kontak Senjata Dengan Aparat Saudi, 2 Terduga Teroris Anti Syiah Tewas)

Sementara itu, para ulama Saudi mengecam keras serangan terhadap warga Syiah. Menurut Rai al-Youm, para ulama dari Dewan Ulama Senior Arab Saudi, termasuk Syekh Salman al-Awdah, Syekh Aidh al-Qarni dan Syekh Adil al-Kalbani serta beberapa ulama Saudi lain menyerukan persatuan dan meminta kepada semua pihak supaya tidak memberi celah kesempatan kepada orang-orang yang berniat melakukan aksi adu domba dan fitnah.

“Apapun sumber dan penyebabnya, fitnah adalah sesuatu yang tercela di mata semua orang yang berakal,” kata Salman al-Awdah. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL