turki suriah2KuwaitCity, LiputanIslam.com – Seorang pejabat kemanan Kuwait menyatakan bahwa Turki adalah negara yang menjadi gerbang dan jalur transit para anggota kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) ke berbagai negara lain.

“Kuwait menyatakan bahwa Turki merupakan gerbang masuknya ISIS ke dunia… Puluhan warga Kuwait (anggota ISIS) datang ke Suriah dan Irak melalui perbatasan Turki. Tindakan ini dilakukan dengan cara pergi dari Kuwait ke negara-negara lain sebagai satu jalur transit kemudian bertolak ke Turki,” ujar seorang pejabat keamanan Kuwait kepada surat kabar al-Qabas yang terbit di negara ini, sebagaimana dikutip Fars News, Kamis kemarin (19/2/2015).

Pejabat yang tak disebutkan namanya itu menambahkan, “Badan-badan keamanan telah menerima informasi akurat yang menunjukkan bahwa di wilayah perbatasan Turki dengan Suriah dan Irak terdapat kamp-kamp (militer) untuk pelatihan para anggota ISIS, termasuk dari negara-negara Teluk (Pesia), orang-orang Kuwait dan Arab. Mereka kemudian masuk ke Suriah dan Irak setelah mendapat pelatihan militer.”

Pejabat itu juga mengatakan bahwa sebagai imbalan atas bantuan Turki itu ISIS memberikan kemudahan bagi para pebisnis Turki untuk mendapatkan minyak dengan harga yang sangat murah.

Ratusan Militan Dari Turki Baru Masuk ke Suriah

Laporan lain dari Alalam menyebutkan bahwa sebanyak 500 militan yang menamakan dirinya al-Muhajirin baru masuk ke distrik Ratyan, Suriah, untuk berperang bersama kawanan bersenjata lain yang ada di Suriah melawan pasukan pemerintah negara ini. Mereka masuk ke Suriah setelah ada seruan “mobilisasi umum” dari kelompok-kelompok bersenjata.

Di pihak lain, dua kelompok pasukan pemerintah Suriah Kamis dini hari kemarin masuk ke distrik Noble dan al-Zahra di bagian utara Rif Aleppo setelah kepungan kawanan bersenjata selama beberapa tahun terhadap dua distrik itu berhasil diterobos oleh pasukan Suriah.

Di distrik Ratran masih berlangsung pertempuran sengit antara pasukan Suriah dan kelompok-kelompok bersenjata yang berusaha mencegah gerak maju pasukan Suriah ke distrik Biyanun yang menjadi pendahuluan untuk membuyarkan kepungan terhadap Noble dan al-Zahra.

Satuan-satuan pasukan Suriah lainnya berhasil memperkuat kekuasaannya terhadap kawasan Deir al-Zaitun, Kfar Tunah, Bashkui, Tel Misibin dan Hirdatnain. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL