NewYork, LiputanIslam.com –  Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengingatkan kepada khalayak dunia bahwa Yaman berkemungkinan dilanda “gelombang ketiga” wabah kolera terbesar yang pernah tercatat selama ini.

Juru bicara PBB Stephane Dujarric mengatakan lebih dari 1,1 juta orang telah terdampak karena mengkonsumsi makanan atau air yang terkontaminasi sejak April 2017, dan jumlah ini masih terus bertambah.

Lebih dari 385.000 orang divaksinasi pada bulan Agustus, tetapi ini mungkin tidak cukup untuk menghentikan epidemi yang sejauh ini dinyatakan telah merenggut lebih dari 2.300 nyawa.

PBB juga mengeluarkan peringatan kepada pihak yang bertikai untuk melindungi warga sipil dalam krisis kemanusiaan terburuk di dunia ini.

“Akses ke layanan ini sangat penting untuk mencegah epidemi kolera lain. Semua pihak dalam konflik harus memenuhi kewajiban mereka di bawah hukum humaniter internasional untuk melindungi warga sipil dan infrastruktur sipil,” seru juru Dujarric.

Organisasi-organisasi kemanusiaan sekarang berusaha meningkatkan fasilitas air, kebersihan, sanitasi dan kesehatan untuk mencegah penyebaran epidemi. (mm/alalam/oann)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*