bendera yaman2Washington, LiputanIslam.com – Upaya PBB untuk mengatasi kemelut Yaman tampak belum kendur meskipun sudah berulangkali membentur jalan buntu dan kandas. Juru bicara Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Ahmad Fawzi Jumat kemarin (26/6) menyatakan bahwa Utusan Khusus PBB untuk Yaman Esmail Ould Shaikh Ahmad akan berkunjungan ke Riyadh, ibu kota Arab Saudi, dan Sanaa, ibu kota Yaman, untuk mengajukan draf perjanjian damai dan serta mengadakan perundingan mengenai perjanjian dengan berbagai faksi politik Yaman.

Sebagaimana diberitakan Reuters, Ahmad Fawzi dalam jumpa pers menyatakan bahwa Shaikh Ahmad hari ini, Sabtu (27/6) dijadwalkan bertolak menuju Kuwait untuk kemudian melanjutkan perjalanan ke Riyadh dan Sanaa selama satu minggu untuk berundingan dengan faksi-faksi Yaman.

Shaikh Ahmad adalah penggagas perundingan Yaman di Jenewa, Swiss, Jumat pekan lalu yang berakhir tanpa membuahkan hasil signifikan.

Delegasi Ansarullah saat itu menyatakan perundingan Jenewa tersandung oleh upaya destruktif rezim Saudi.

Sementara itu, serangan udara Saudi dan sekutunya yang sudah berjalan tiga bulan terus menebar maut di Yaman. Jumat kemarin sumber-sumber kesehatan Yaman menyatakan 10 warga sipil terbunuh dan beberapa lainnya luka-luka terkena serangan udara Saudi terhadap sebuah pasar yang padat pengunjuung di kota Hazm, ibu kota provinsi Jawf di utara Yaman.

Selain itu, 26 orang juga terbunuh akibat serangan Saudi di kawasan Sawadiyah, provinsi Baida di bagian tengah Yaman.

Serangan Saudi dan sekutunya juga menerjang kawasan Faj Atan di Sanaa, beberapa rumah di provinsi Marib serta sebuah komplek pemerintahan dan kawasan permukiman di provinsi Shabwah , namun tidak ada laporan mengenai korban yang mungkin jatuh. Sedangkan, serangan udara Saudi di provinsi Lahij dan Hajjah telah menimbulkan kerugian materi dalam jumlah besar dan terlukanya puluhan orang.

AFP melaporkan bahwa komandan Ansrullah, Ibrahim Hassan al-Sharqi, ditembak mati oleh kawanan bersenjata tak dikenal yang mengendarai motor di dekat rumah al-Sharqi di Sanaa. Laporan ini dibenarkan oleh TV al-Masirah milik Ansarullah. Pelaku serangan teror itu diduga sebagai kelompok ekstrimis al-Qaeda atau ISIS.

Saudi dan sekutunya menggempur Yaman sejak 26 Maret lalu setelah presiden Abd Rabbuh Mansur Hadi yang bersekutu dengan Saudi kabur ke Riyadh menyusul revolusi yang digerakkan Ansarullah. Serangan Saudi dan sekutunya dilancarkan dengan tujuan memulihkan “pemerintahan yang sah” dan menghancurkan kekuasan milisi Ansarullah, namun hingga kini tak ada tanda-tanda tujuan rezim Riyadh itu akan tercapai. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL