palestina nakba day killingNew York, LiputanIslam.com –Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyerukan penyelidikan secara “independen dan transparan” atas kasus penembak matian dua remaja Palestina oleh tentara Israel yang terjadi di Tepi Barat pekan lalu.

Seruan itu dikemukakan oleh Wakil Sekretaris Jenderal PBB, Osca Fernandez-Taranco dalam rapat Dewan Keamanan PBB Selasa (20/5). “Mengkhawatirkan sekali karena informasi awal menunjukkan bahwa dua warga Palestina yang tewas itu tidak membawa senjata dan terlihat tidak menimbulkan ancaman langsung,” ujar dia.

Fernandez-Taranco menambahkan, “PBB menyerukan penyelidikan independen dan transparan oleh otoritas Israel terhadap kasus kematian dua orang tersebut, dan mendesak Israel supaya menjamin bahwa pasukan keamanannya ketat mematuhi prinsip-prinsip dasar penggunaan kekerasan dan senjata api oleh aparat penegak hukum.”

Tentara Israel menembak mati dua pemuda Palestina bernama Musaab Nuwarah (20 tahun) dan Mohammad Udeh (17 tahun) dalam peristiwa unjuk rasa damai peringatan Hari Nakba (Petaka) 15 Mei lalu di sekitar penjara Ofer dekat Ramallah, Tepi Barat.

Sebelumnya, kelompok peduli hak asasi manusia (HAM) Palestina yang menamakan dirinya Perlindungan Anak Internasional telah merilis rekaman kamera CCTV yang memperlihatkan adegan penembakan tersebut, sementara kelompok HAM Israel B’Tselem mendukung temuan bahwa tentara Israel telah membunuh remaja Palestina tanpa alasan dari jarak 200 meter lebih.

Ketua B’Teselem, Sarit Michaeli mengatakan tentara Israel melakukan tindakan itu dalam kondisi “nol bahaya”. Para pejabat Israel menolak akurasi rekaman kamera itu dan menganggapnya telah direkayasa.

Hanan Ashrawi dari Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) mengecam Israel dan menganggap tentara rezim Zionis itu sengaja membunuh dua remaja Palestina tersebut. “Kami mengecam keras eksekusi dengan sengaja terhadap dua remaja Palestina yang telah ditembak secara fatal dengan peluru tajam di sekiat penjara Ofer pekan lalu,” tandas Ashrawi. Dia menambahkan bahwa rezim Tel Aviv telah bertindak kasar dan berlebihan terhadap warga Palestina yang menggelar unjuk rasa damai.

Hari Nakba adalah peringatan tragedi pengusiran paksa ratusan ribu penduduk Palestina dari kampung halaman mereka oleh tentara Zionis Israel pada tahun 1948. (mm/ahramonline)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL