iraq us jet fighter strikeNewYork, LiputanIslam.com – Utusan Khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Irak Nikolay Mladenov Senin (1/12) mengumumkan bahwa sejak awal tahun ini hingga sekarang sebanyak 12,000 orang terbunuh akibat kekerasan yang mendera negara ini, sementara selama bulan November 2014 sedikitnya 1,232 orang terbunuh dan hampir 2,200 lainnya cidera.

Sebagaimana dikutip IRNA, dia juga menyebutkan bahwa kekerasan di Irak terus meningkat dalam beberapa bulan terakhir. Menurutnya, banyak kota di Irak masih dicekam keresahan dan situasi teror. Karena itu dia mengimbau para elit politik dan tokoh masyarakat Irak supaya mengesampingkan perselisihan keyakinan dan politik mereka agar dapat lebih fokus terhadap kondisi rakyat negara ini.

Menurut laporan terbaru komisi bantuan PBB di Irak, jumlah korban tewas dan luka di kalangan sipil akibat kekerasan sepanjang bulan November mencapai tiga kali lipat jumlah korban di kalangan aparat keamanan.

Selama November, total korban tewas di pihak sipil 936 orang, sedangkan korban luka 1,826 orang. Adapun kawasan yang paling besar jumlah korbannya justru ibu kota Irak sendiri, Baghdad.

Laporan ini juga menekankan bahwa tidak kecil kemungkinan jumlah korban yang sesungguhnya jauh lebih besar daripada jumlah yang terdata secara resmi. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL