-Baghdad, LiputanIslam.com – Pejabat tinggi Kantor Komisaris Tinggi Hak Asasi Manusia (HAM) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) meminta pemerintah Arab Saudi menghentikan hukuman cambuk yang dijalankan di depan publik terhadap Ra’ef Badawi, seorang blogger online yang telah “menjalankan hak kebebasan berpendapat dan berekspresi”.

“Menurut hemat saya, hukuman cambuk adalah bentuk hukuman yang kejam dan tidak manusiawi,” kata Komisaris Tinggi HAM PBB Zeid Ra’ad al-Hussain dalam siaran persnya yang dikeluarkan Kamis (15/1/2015), sebagaimana dilansir UN News Centre.

Dia menambahkan, “Hukuman seperti itu yang justru disahkan oleh Arab Saudi dilarang oleh undang-undang HAM internasional, terutama Konvensi anti Penyiksaan.”

Menurut lembaga ini, Badawi telah dijatuhi hukuman 10 tahun penjara, 1000 kali cambukan, dan denda 266,000 Dolar Amerika Serikat. Jumat lalu dia telah dicambuk sebanyak 50 kali di depan publik, dan rencananya juga akan dicambuk lagi pada hari ini, Jumat (16/1/2015) dan setiap hari Jumat berikutnya hingga genap 1,000 kali cambukan.

“Saya meminta kepada Raja Arab Saudi supaya menggunakan kewenangannya untuk menghentikan hukuman cambuk dengan mengampuni Badawi, dan segera meninjau kembali hukuman yang luar biasa keras ini,” tegas al-Hussain. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL