serangan bom isis di baghdad irakNewYork, LiputanIslam.com –   Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengutuk serangan bom mobil dahsyat yang dilakukan oleh kelompok teroris takfiri Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) di sebuah pasar di timur Baghdad dan menewaskan sedikitnya 67 orang dan melukai banyak orang lainnya.

Dalam statemen yang dirilis oleh Misi Bantuan PBB untuk Irak (United Nations Assistance Mission for Iraq/UNAMI) , deputi wakil khusus lembaga ini, Gyorgy Busztin, menyatakan prihatin atas serangan bom “menghancurkan” yang dimuat dengan truk dan diledakkan di pasar Jameela di Sadr City di timur Baghdad, Kamis (13/8), tersebut.

Dia juga menyebutkan bahwa jumlah korban diperkirakan akan bertambah.

“Saya benar-benar mengutuk serangan keji dan pengecut ini, menargetkan warga sipil yang tidak bersalah, termasuk banyak anak kecil, di tempat pasar umum,” ungkapnya, seperti dilansir UN News Centre.

Dia menilai serangan itu sebagai “terorisme tanpa pandang bulu” yang ditujukan untuk melemahkan tekad rakyat Irak.

“Saya tidak memiliki keraguan dalam pikiran saya bahwa para teroris itu akan gagal,” katanya.

Lebih lanjut Busztin menyatakan simpati yang mendalam dan belasungkawa kepada para korban dan keluarga mereka. Dia berharap supaya para pelaku kejahatan dapat segera digelandang ke pengadilan.

Beberapa negara, termasuk Suriah, Iran dan Qatar, juga mengutuk keras serangan brutal ISIS tersebut.

(mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL