NewYork, LiputanIslam.com – Pasukan Interim Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon (UNIFIL) mengkonfirmasi keberadaan empat terowongan yang dilaporkan telah ditemukan oleh Pasukan Pertahanan Israel (IDF) di sepanjang perbatasan antara Israel (Palestina pendudukan  1948) dan Lebanon.

“Berdasarkan penilaian independen PBB, pasukan penjaga perdamaian sejauh ini telah mengkonfirmasi keberadaan keempat terowongan yang dekat dengan Jalur Biru di Israel Utara,” kata Juru Bicara PBB Stephane Dujarric kepada watrawan, Senin (17/12/2018), dengan mengacu pada garis demarkasi PBB antara Israel dan Libanon.

“UNIFIL pada tahap ini dapat mengkonfirmasi bahwa dua dari terowongan melewati Garis Biru,” imbuhnya.

Dujarric menekankan bahwa keberadaan terowongan lintas perbatasan itu merupakan “masalah yang sangat memprihatinkan,” dan karena itu UNIFIL mendesak pemerintah Libanon agar menyikapi pelanggaran Resolusi Dewan Keamanan PBB 1701, yang menyerukan kedua belah pihak agar menghormati Garis Biru dan menerapkan penghentian permusuhan secara total.

Pekan lalu IDF mengaku telah menemukan terowongan lintas batas keempat yang digali Hizbullah untuk menyusup dari Libanon selatan ke Israel.

Pada akhir November, tentara Israel melancarkan operasi bersandi Perisai Utara untuk mencari dan mengatasi terowongan yang digali Hizbullah.

Israel memandang keberadaan Hizbullah yang didukung Iran di Libanon dan Suriah sebagai ancaman terhadap keamanan nasionalnya.(mm/sputnik/aljazeera)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*