Stéphane DujarricNewYork, LiputanIslam.com – Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah menghubungi Teheran dan mengadakan pembicaraan dengan pemerintah Iran mengenai kapal bantuan kemanusiaan Iran yang sedang berlayar menuju pelabuhan Hudayda, Yaman. Demikian dikatakan Stéphane Dujarric,  juru bicara Sekjen PBB Ban Ki-moon, Rabu (13/5) sebagaimana dilaporkan kantor berita Turki Anatolia.

Tanpa menjelaskan apa isi pembicaraan itu, dalam konferensi pers di kantor PBB di New York, Amerika Serikat, dia mengatakan kepada wartawan, “Kami berharap pengiriman semua bantuan kemanusiaan dilakukan melalui PBB.  Hal yang juga penting ialah penyerahan bantuan itu dilakukan secara netral… Dewasa ini kami sedang mengadakan pembicaraan dengan pihak Iran mengenai kapal bantuan yang bergerak menuju pelabuhan Hudayda.”

Dia menambahkan, “Peran Iran penting dalam pencapaian solusi krisis Yaman… PBB terlibat pembicaraan dengan semua kekuatan regional demi pencapaian solusi.”

Mengenai upaya utusan PBB untuk Yaman Ismail Ould Cheikh Ahmed di Sanaa, Dujarric mengatakan sampai sekarang belum tercapai kesepakatan mengenai waktu penyelenggaraan dialog di Jenewa, Swiss, yang akan melibatkan semua elemen Yaman.

“Belum ada kepastian waktu sampai sekarang, jika sudah siap untuk itu maka kami akan segera memberitahu Anda,” katanya.
Saat ditanya tentang konferensi mengenai krisis Yaman atas permintaaan presiden pelarian Yaman Abd Rabbuh Mansur Hadi yangrencananya akan diselenggarakan di Riyadh, ibu kota Arab Saudi, Minggu 17 Mei mendatang, Dujarric hanya mengatakan, “Kami akan menghadiri konferensi itu.”

Kapal Perang Iran Dampingi Kapal Bantuan Kemanusiaan

Kantor berita Iran, IRNA, melaporkan bahwa kapal perang Iran akan mendampingi kapal “Iran Shahed” yang membawa ribuan ton bantuan kemanusiaan untuk korban perang Yaman.

Sebelumnya, Wakil Kepala Staf Gabungan Angkatan Bersenjata Iran Brigjen Massoud Jazayeri menyatakan bahwa perang besar akan berkobar jika kapal Iran yang memuat bantuan kemanusiaan untuk korban perang Yaman mendapat serangan dari Amerika Serikat (AS) atau pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi. (Baca: Jenderal Iran: Perang Besar Berkobar Jika Kapal Bantuan Kemanusiaan Iran Diserang )

“Serangan dalam bentuk apapun terhadap kapal pembawa bantuan kemanusiaan Iran dapat mengobarkan api di kawasan yang tak mungkin dapat dipadamkan dan dikendalikan oleh AS, Arab Saudi dan sekutunya,” tegasnya.

Di pihak lain, pemerintah AS menyatakan bahwa Teheran sebaiknya menyalurkan bantuan melalui PBB daripada mengirim kapal perang untuk mendampingi kapal pembawa bantuan itu. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL