TelAviv, LiputanIslam.com –  Wakil Sekjen PBB untuk Urusan Kemanusiaan dan Koordinator Bantuan Darurat, Mark Lowcock, Senin (22/10/2018), menyatakan perang di Yaman telah menyebabkan 8,4 juta orang membutuhkan bantuan pangan mendesak, dan secara keseluruhan, 75 persen dari 22 juta penduduk Yaman membutuhkan bantuan.

Dia menyebutkan tiga juta orang Yaman menderita kurang gizi, termasuk 1,1 juta wanita hamil, “dan lebih dari 400.000 anak-anak sangat kekurangan gizi parah.”

Pejabat kemanusiaan ini memperkirakan 3,5- 4 juta orang beresiko sama sekali tidak aman persediaan pangannya untuk beberapa bulan ke depan, dan jika tren yang ada saat ini berlanjut maka kebutuhan makanan dapat meningkat sebanyak 62 persen.

 

Lebih dari 10.000 orang tewas sejak pasukan koalisi Arab pimpinan Arab Saudi menginvasi Yaman dan memblokadenya dengan dalih demi memulihkan kekuasaan pihak yang bersekutu dengannya di Yaman.

Amerika Serikat, dan negara-negara besar Eropa, termasuk Inggris dan Perancis, memberikan berbagai jenis dukungan kepada invasi itu, termasuk supaya penjualan senjata mereka kepada Saudi dan sekutunya terus berjalan.

Lowcock mencatat ekonomi Yaman telah mengalami kontraksi 50 persen sejak dimulainya perang. (mm/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*