Residents look at a pool of blood after a car bomb attack in KerbalaNewYork, LiputanIslam.com – Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mencatat sedikitnya 5,576 warga sipil tewas dan 11.665 cidera di Irak sejak awal tahun 2014. Sebagaimana dilansir al-Sumaria, dalam statemennya yang dirilis Jumat (18/7) PBB menyatakan, “Sedikitnya 5,576 warga sipil terbunuh dan 11,665 cidera sejak Januari 2014 ketika kawanan bersenjata di bawah komando ‘Daulah Islam’ (ISIS) menyerang kota Fallujah, provinsi Anbar, Irak barat.”

Sementara itu, beberapa orang tewas dan sejumlah lainnya cidera akibat kontak senjata pasukan Kurdistan Irak, Peshmerga, melawan kawanan bersenjata ISIS di bagian barat daya provinsi Kirkuk, Kamis (17/70.

Sumber keamanan provinsi Kirkuk mengatakan, “Telah terjadi kontak senjata sejak Kamis sore hingga malam dekat posisi pasukan Peshmerga di kawasan Mulla Abdollah dan Tal Al-Ward di wilayah al-Rashad (35 km selatan Kirkuk) mengakibatkan dua anggota Peshmerga tewas, 28 lainnya cidera, dan 10 polisi setempat cidera.”

Dia menambahkan bahwa militan ISIS melancarkan serangan terlebih dahulu dan kemudian dibalas oleh pasukan Peshmerga dengan tembakan peluru mortir ke arah asal serangan. Menurutnya, balasan sengit Peshmerga telah menjatuhkan banyak korban tewas di pihak ISIS.

Di bagian lain, Pusat Informasi Nasional Perdana Menteri Irak menyatakan bahwa pasukan negara ini berhasil menghabisi sekitar 30 militan ISIS, satu di antaranya komandan senior ISIS wilayah provinsi Nineveh, melalui sebuah operasi serangan udara. Mereka tewas akibat gempuran udara di provinsi tersebut pada Kamis (17/7). (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL