Amman, LiputanIslam.com –  PBB melaporkan bahwa jumlah warga Suriah yang terpaksa mengungsi di bagian barat daya negara ini akibat eskalasi pertempuran dalam dua minggu terakhir meningkat menjadi 270,000 orang.

Jubir Komisioner Tinggi PBB untuk Pengungsi di Yordania, Mohammad al-Hiwari, dalam keterangan persnya, Senin (2/7/2018), mengatakan bahwa angka terbaru yang dimiliki oleh lembaga ini menunjukkan bahwa “jumlah pengungsi di Suriah selatan melampaui 270,000 orang.”

“Kita berhadapan dengan krisis kemanusiaan yang sesungguhnya di Suriah selatan,” lanjutnya.

Secara terpisah, kantor Koordinasi Kemanusiaan PBB menyatakan sebanyak 70,000 pengungsi Suriah bergerak menuju perbatasan Yordania dan terjebak di daerah-daerah tandus tanpa ada bantuan sama sekali.

Sejak pertempuran berkecamuk di Suriah selatan Yordania yang sebelumnya sudah menerima lebih dari setengah juta pengungsi Suriah sejak awal perang tetap menutup pintu perbatasannya karena kuatir kebanjiran pengungsi tambahan.

PBB pekan lalu menyebutkan bahwa sebanyak 160,000 orang telah mengungsi akibat perang di Suriah selatan, dan sebagian besar mereka berlindung di desa-desa dan kawasan di dekat perbatasan Suriah dengan Yordania dan Israel.

Seperti diketahui, belakangan ini Pasukan Arab Suriah (SAA) menggelar operasi militer untuk menumpas kelompok-kelompok teroris, terutama ISIS dan Jabhat al-Nusra, yang bersarang di bagian selatan negara ini, dan dalam waktu relatif cepat SAA berhasil merebut kembali banyak daerah di sana. (mm/rt)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*