BaituolMaqdis, LiputanIslam.com – Puluhan warga Palestina luka-luka dalam peristiwa bentrokan mereka dengan tentara Zionis yang masuk ke komplek Masjid al-Aqsha, Baitul Maqdis (Jerussalem), dalam jumlah besar, Minggu kemarin (13/9).

Sky News melaporkan bahwa kedatangan mereka mendapat perlawanan dari warga Palestina yang ada di dalam komplek sehingga terjadi bentrokan sengit di mana pasukan Zionis berusaha membubarkan massa Palestina dengan melemparkan bom suara dan menembakkan gas air mata hingga menyebabkan banyak warga Palestina cidera.

Situs berita al-Resalah melaporkan serangan ke Masjid al-Aqsha terjadi bersamaan dengan tahun baru Ibrani, sementara al-Mayadeen memberitakan bahwa tentara Zionis menutup semua pintu gerbang Masjid al-Aqsha.

Kepala Masjid al-Aqsha Omar al-Kaswani mengatakan sekira 50 warga Palestina terjebak di dalam Masjid al-Aqsha.
Laporan terbaru dari beberapa media menyebutkan terjadi kebakaran di komplek masjid yang sangat disucikan oleh umat Islam tersebut, dan sebanyak 100 warga Palestina menderita luka-luka akibat bentrokan Minggu kemarin.

Aktivis dan tokoh agama Palestina di wilayah Israel atau Palestina Pendudukan, Syeikh Raed Salah, menyatakan Israel secara praktik sudah mulai menerapkan pembagian jam dan lokasi kunjung di Masjid al-Aqsha.

Dia juga mengingatkan bahwa kelancangan Israel ini terjadi akibat kebungkaman negara-negara Arab dan Islam terkait Masjid al-Aqsha.
Juru bicara pemerintah otonomi Palestina Nabil Abu Rudeineh saat mengecam tindakan Israel tersebut mengaku pihaknya tidak akan tinggal diam di depan “penistaan Israel terhadap tempat suci”.

Kecaman terhadap Israel juga meluncurkan dari para tokoh Palestina lainnya, terutama dari faksi pejuang Palestina Hamas dan Jihad Islam.

Mesir dan Yordania juga merilis statemen yang mengutuk serangan Zionis terhadap para jamaah Palestina di masjid yang pernah menjadi kiblat pertama umat Islam tersebut. Dua negara ini meminta Israel menghentikan tindakan provokatif tersebut. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL