roket yamanSanaa, LiputanIslam.com – Juru bicara militer Yaman Sharaf Luqman menyatakan terjadi kemajuan-kemajuan pesat dalam gerakan pasukan Yaman di wilayah selatan Arab Saudi sehingga kini pasukan Yaman siap masuk ke dalam kota Najran dan Jizan.

“Tahap-tahap pendahuluan perang sudah kami lewati, dan kini sudah memastikan tahap awal peningkatan operasi,” katanya dalam wawancara dengan al-Manar, Lebanon, Kamis (3/12).

Dia menambahkan, “Kami sudah menguasai kawasan sekitar Jizan dan Najran, dan siap menyampaikan keputusan politik untuk memasuki dua kota ini.”

Sehari sebelumnya, kepada al-Mayadeen dia mengatakan bahwa operasi militer Yaman secara masif di provinsi Najran, Asir dan Jizan di bagian selatan Saudi telah berlangsung cepat.

“Operasi besar-besaran di tiga provinsi perbatasan Saudi ini dilancarkan untuk memecah blokade terhadap Yaman, dan jika sudah ada instruksi untuk pembebasan Najran maka kami siap masuk,” imbuhnya.

Sementara itu, sebagaimana diberitakan Aljazeera yang mengutip laporan Anatolia, Qaid Nasr, juru bicara pasukan loyalis presiden Yaman tersingkir Abd Rabbuh Mansour Hadi mengatakan satu tentara Sudan tewas dalam pertempuran dengan pasukan Ansarallah (Houthi) dan tentara Yaman pendukung mantan presiden Ali Abdullah Shaleh.

Bersamaan dengan ini Reuters melansir pernyataan seorang komandan militer Uni Emirat Arab (UEA) bahwa di Yaman kini terdapat lebih dari 4000 tentara Arab Saudi, UEA, Bahrain dan Sudan, namun dia tidak menyebutkan secara persis jumlah tentara UEA sendiri.

Dua pekan lalu serangan bom bunuh diri di markas pasukan Sudan di dekat bandara Aden menewaskan sedikitnya 12 tentara. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL