Sanaa, LiputanIslam.com –  Tentara Yaman dan pasukan Komite Rakyat telah menghantam pangkalan udara Arab Saudi dengan tiga rudal balistik.

Sumber militer Yaman, Selasa (28/3/2017), mengatakan bahwa pasukan komando misil Yaman telah merudal Pangkalan Udara King Khalid dekat kota Khamis Mushait di bagian barat daya Arab Saudi.

Dia menambahkan bahwa tiga rudal berhasil menerjang beberapa target, termasuk markas, hangar dan tempat domisili para pilot di pangkalan tersebut, dan ini merupakan pertama kalinya tentara Yaman melesatkan tiga rudal balistik secara bersamaan.

Disebutkan bahwa serangan rudal ini dilakukan sebagai balasan atas berlanjutnya pembantaian warga sipil dan perusakan fasilitas infrastruktur Yaman oleh pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi.

Selama ini pasukan Yaman telah menyerang berbagai posisi pasukan Saudi dengan rudal-rudal buatan Yaman sendiri, termasuk Qaher 1 yang berjarak tempur 500 kilometer, dan “Burkan 1.”

Sejak 25 Maret 2015 sampai sekarang, Saudi dan sekutunya melancarkan serangan udara terhadap gerakan Ansarullah (Houthi) dengan tujuan memulihkan presiden pelarian Abd Rabuh Mansour Hadi yang bersekutu dengan Saudi.

(Baca: 2 Tahun Invasi Saudi, Jutaan Rakyat Yaman Tetap Bertekad Melawan )

Lembaga Pusat Hukum dan Pembangunan Yaman Sabtu lalu menyatakan bahwa serangan udara Saudi dan ke sekutunya ke Yaman yang baru memasuki tahun ketiga telah menyebabkan 12,000 terbunuh dan lebih dari 20,000 lainnya luka-luka. (mm/tasnim)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL