rudal houthiSanaa, LiputanIslam.com –  Gerakan Ansarullah Yaman atau yang juga disebut kelompok Houthi menyatakan pihaknya dan tentara Yaman telah menembakkan 70 rudal ke arah posisi-posisi militer Saudi di bagian selatan negara kerajaan ini pada Ahad lalu (21/6), sebagaimana dilaporkan Alalam Senin (22/6) berdasarkan laporan TV al-Masirah milik Ansarullah.

Disebutkan bahwa tentara Yaman dan pasukan komite-komite revolusi Yaman yang terafiliasi dengan Ansarullah telah membidikkan puluhan rudal itu ke posisi-posisi militer Saudi di kawasan Jizan.

Pasukan Yaman itu juga telah menyerbu lima titik pertahanan perbatasan Saudi di Jizan serta menghancurkan dua tank jenis BMP buatan Rusia serta beberapa unit kendaraan militer Saudi lainnya.

Di bagian lain, dewan politik Ansarullah merilis statemen mengecam serangan terhadap banyak masjid yang terjadi justru di hari-hari pertama bulan suci Ramadhan. Serangan yang menjatuhkan banyak korban jiwa dan luka itu antara lain menimpa Masjid al-Kabsi, Masjid al-Qubbah al-Khadhra’, Masjid al-Khasykhusy dan Masjid Qubbah al-Mahdi.

Ansarullah menegaskan bahwa kejahatan terhadap tempat-tempat peribadatan itu dilakukan dengan tujuan memaksa rakyat Yaman bertekuk lutut dan menyerah kepada ambisi-ambisi asing serta dengan maksud mengobarkan konflik sektarian demi melicinkan ambisi Amerika Serikat dan Saudi terhadap bangsa Yaman.

Sementara itu, Alalam Senin (22/6) melaporkan delapan orang terbunuh terkena serangan udara Saudi di distrik Meidi, provinsi Hajjah, di bagian barat laut Yaman.

Saudi juga melancarkan serangkaian serangan yang menimpa pasar dan beberapa rumah warga sipil di distrik Abas di Hajjah serta sejumlah fasilitas pemerintahan dan akademi di provinsi Taiz hingga menyebabkan kehancuran total pada sebagian bangunan.

Tak cukup dengan itu, serangan udara Saudi juga menyasak bendungan Ma’rib, Wadi Jafinah dan kawasan al-Asyraf. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL