pasukan suku yaman1Sanaa, LiputanIslam.com – Tentara Yaman dan pasukan komite-komite rakyat negara ini telah menguasai pangkalan militer Jalah dan beberapa bagian perbukitan di Jazan, Arab Saudi, dan menghabisi beberapa tentara Saudi yang ada di sana. Demikian dilaporkan Almayadeen berdasarkan keterangan sumber-sumber militer Yaman, Minggu (2/8).

Dalam beberapa hari terakhir ini pasukan komite-komite rakyat Yaman menggempur markas militer al-Qaim dan pangkalan militer Jalah milik Saudi dengan rudal dan artileri. Sabtu lalu (1/8) sumber militer Yaman menyatakan bahwa pasukan Yaman tersebut telah menguasai pangkalan militer Wadi al-Jarah di al-Khubah, Arab Saudi.

Di Aden pasukan Ansarullah (al-Houthi) berhasil menggagalkan penyelundupan senjata dan bahan peledak Saudi ke kota pelabuhan di bagian selatan Yaman tersebut.

Bersamaan dengan ini, beberapa suku Yaman menyatakan kesiapan puluhan ribu pejuangnya untuk bergabung dengan Ansarullah berperang melawan agresi Saudi dan sekutunya.

“Ansarullah yang didukung tentara Yaman berhasil menggagalkan upaya para antek Arab Saudi menyelundupkan senjata dan tujuh tabung berisi bahan peledak TNT ke dalam kota Aden. Hari Ahad ini pula sedang terjadi pertempuran sengit tentara dan komite-komite rakyat Yaman melawan al-Qaeda dan milisi pendukung Mansur Hadi (presiden pelarian Yaman) di jalanan kota Aden” ungkap tokoh Ansarullah, Tahir al-Thair, kepada Fars News di Sanaa, ibu kota Yaman.

Dia menambahkan, “Pasukan Ansarullah dalam beberapa hari terakhir ini mengalami kemajuan signifikan di Aden. Mereka berhasil membersihkan beberapa kawasan permukiman dari keberadaan teroris, dan puluhan orang yang terafiliasi dengan Saudi terbunuh dalam pertempuran ini.”

Di bagian lain, sekitar 20 suku Yaman menyatakan kesiapan ribuan hingga belasan ribu pejuang masing-masing untuk bergabung dengan laskar Ansarullah dan ikut berperang melawan agresi Arab Saudi dan sekutunya terhadap Yaman. Secara detail dalam statemen mereka disebutkan bahwa masing-masing akan menyumbang pasukan sebanyak 5.000 hingga 15.000 personil.

Sementara itu, pemimpin Ansarullah Abdel Malik al-Houthi dalam pidato televisinya menyatakan bahwa ISIS, al-Qeada, Arab Saudi dan “para antek bayaran” bertempur dalam satu front di provinsi Aden. Namun demikian dia memastikan agresor dan orang-orang yang berpihak kepada agresor akan kalah dan hancur. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL