Milisi pemberontak Pasukan Arab Suriah (FSA) yang didukung pasukan Turki.

Istanbul, LiputanIslam.com –  Menteri Pertahanan Turki Fikri Isik menyatakan pasukan negaranya telah mengusai “lebih dari separuh” kota Al-Bab, provinsi Aleppo, Suriah utara, dan dia memperkirakan jumlah “jihadis” ISIS yang tersisa di kota ini sekarang hanya tinggal “kurang dari 100”.

“Kami memperkirakan jumlahnya sudah menjadi kurang dari 100, tapi mereka berbahaya, ada para sniper yang mengintai, dan ada pula para penyerang bunuh diri,” katanya dalam wawancara dengan NTV milik Turki, Rabu (22/2/2017).

Dia menambahkan bahwa pasukan oposisi Suriah yang didukung oleh tentara Turki telah merebut lebih dari separuh kota al-bab, dan mereka melanjutkan “operasi pembersihan dari distrik ke distrik, dan di sana masih ada bahan peledak dan bom-bom rakitan.”

Al-Bab yang menjadi basis terakhir ISIS di provinsi Aleppo menjadi sasaran serangan tentara Turki dan kelompok-kelompok oposisi Suriah pendukungnya sejak beberapa bulan lalu.

Pada akhir Agustus 2016 Turki memulai operasi militer di Suriah utara dengan dalih mendukung oposisi Suriah serta menumpas ISIS sekaligus para pejuang Kurdi yang bermitra dengan Amerika Serikat dalam memerangi ISIS karena Turki memandang milisi Kurdi sebagai kelompok teroris.

Sejak 10 Desember lalu sampai sekarang sebanyak 69 tentara Turki tewas dalam operasi tersebut.

Sementara itu, lembaga Observatorium Suriah untuk HAM menyatakan bahwa berdasarkan data-data yang didapat melalui jaringannya yang luas di Suriah, kemajuan pasukan Turki tak sebesar apa diklaim Istanbul.

Direktur eksekutif lembaga ini, Rami Abdulrahman, mengatakan bahwa kubu Turki baru menguasai “kurang dari 25 persen luas kota (al-Bab) yang didalamnya masih bertahan sebanyak 700 kombatan IS (ISIS).”

Dia menambahkan sedikitnya 124 warga sipil di al-Bab terbunuh dalam serangan mortir dan udara yang dilancarkan oleh pasukan Turki. Turki membantah tuduhan ini dan mengaku pihaknya berusaha semaksimal mungkin menghindari jatuhnya korban sipil. (mm/raialyoum/arabnews)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL