pasukan suriahDamaskus, LiputanIslam.com – Pasukan pemerintah Suriah, Rabu (4/11) berhasil merebut satu-satunya jalur menuju beberapa kawasan yang dikuasainya di kota Aleppo di utara Suriah, setelah sejak dua pekan lalu kelompok teroris ISIS memutuskan sebagian jalur itu. Demikian dilaporkan DPA berdasarkan keterangan sumber resmi.

Pendudukan ISIS terhadap sebagian jalur Khanasir – Ithriya sejak 23 Oktober lalu telah menyebabkan terputusnya satu-satunya jalur yang menghubungkan wilayah-wilayah yang dikuasai pasukan pemerintah di kota Aleppo dengan beberapa wilayah yang mereka kuasai di bagian tengah, selatan dan barat Suriah. Akibatnya, ribuan penduduk Aleppo menjadi terkepung.

TV resmi Suriah melaporkan, “Satuan-satuan pasukan kita telah mengembangkan kekuasaan penuhnya terhadap jalur Aleppo – Khanasir – Ithriya – al-Salamiya setelah menumpas kawanan teroris ISIS. Jalur ini akan dibuka untuk warga sejak besok (Kamis, 5/11).”
Lembaga Observatorium Suriah untuk HAM (SOHR) membenarkan berita keberhasilan pasukan pemerintah Suriah merebut kembali sepenuhnya jalur Khanasir – Ithriya.

“Pasukan pemerintah telah mengusir ISIS dari jalur ini setelah 12 hari memutuskannya. Pertempuran antara pasukan pemerintah dan pasukan ISIS terjadi di dekat Ithriya sejarak minimal 10 km di bagian timur jalur itu,” kata direktur eksekutif SOHR Rami Abdulrahman kepada AFP.

Jalur itu tergolong vital bagi pasukan pemerintah dan penduduk Aleppo yang sejak musim panas 2012 dilanda pertempuran intensif pasukan pemerintah Suriah yang menguasai daerah-daerah permukiman di bagian barat melawan kelompok-kelompok teroris yang menguasai daerah-daerah permukiman di bagian timur.

Saat itu kelompok-kelompok teroris berhasil memutus jalur internasional Aleppo – Damaskus dan mengepung Aleppo sebelum pasukan pemerintah pada tahun 2014 berhasil membuka jalur lain yang melintas di distrik al-Safirah dan Khanasir yang mereka kuasai di tenggara Rif Aleppo.

Dua pekan lalu ISIS berhasil memutus jalur Khanasir – Ithriya bersamaan dengan serangannya terhadap distrik al-Safirah yang terletak di jalur itu dan dapat bergerak maju di sekitarnya sebelum kemudian pemerintah mengirim pasukan tambahan dan menggempur mereka.

Penduduk Aleppo di wilayah yang dikuasai pasukan pemerintah sempat terisolasi dalam satu pekan terakhir dan mengalami krisis sembako akibat pemutusan jalur tersebut.

Suriah dilanda pemberontakan dan terorisme sejak Maret 2011, mengakibatkan lebih dari 250,000 orang tewas, jutaan orang mengungsi di dalam dan ke luar negeri, dan terjadi banyak kerusakan hebat pada fasilitas infrastruktur negara ini. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL