pasukan suriah dan bendera asadSanaa, LiputanIslam.com – Pasukan Suriah Senin (21/9) berhasil memutus salah satu jalur suplai senjata kelompok-kelompok bersenjata yang masuk ke Suriah melalui wilayah Yordania dekat jembatan desa Saida di Daraa.

Menurut laporan Alalam, satu komandan kelompok bersenjata bernama Yusuf Ya’qub al-Zaitawi tewas diterjang peluru tentara Suriah dalam pertempuran di Rif Daraa. Selain itu, juga jatuh beberapa korban tewas dan luka di pihak kawanan bersenjata, dan satu mobil mereka rusak akibat serangan tentara Suriah di Tal Antar.

Sementara itu, Reuters melaporkan bahwa dua pejabat Amerika Serikat (AS) yang tak disebutkan namanya mengklaim Rusia sudah memulai operasi pengintaian di Suriah dengan menerbangkan pesawat-pesawat nirawak, namun Pentagon tidak mengeluarkan pernyataan tentang ini.
Di pihak lain, Wakil Menteri Luar Negeri Rusia merangkap utusan Presiden Rusia urusan Timur Tengah dan Afrika, Mikhael Bogdanov, menilai percuma AS mengaku berperang melawan ISIS.

“Sudah satu tahun AS membom posisi-posisi ISIS, tapi kelompok ini malah menguat,” katanya.

Kepada wartawan dia menambahkan, “Karena itu, untuk efektivitas operasi penumpasan ISIS diperlukan kerjasama pihak-pihak lain dengan tentara Suriah, karena pasukan militer Suriah adalah pihak yang paling efektif dalam operasi darat untuk penumpasan para teroris.” (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL