Damaskus, LiputanIslam.com –  Pasukan pemerintah Suriah dan kelompok-kelompok bersenjata sekutunya, Sabtu pagi waktu setempat (14/1/2017), memulai operasi militer besar-besaran untuk membebaskan kota kuno Palmyra (Tadmur) dari pendudukan kelompok teroris ISIS.

“Operasi ini melibatkan lebih 10,000 pejuang yang sebagian besar berasal dari kelompok-kelompok Pertahanan Nasional, Elang Sahara, dan kelompok-kelompok Kolonel Suhail Hossein, dengan tujuan membebaskan sumur-sumur gas dan minyak di Jazal, al-Shair, dan Mihr pada tahap pertamanya, dan membebaskan kota Tadmur pada tahap terakhirnya,” ungkap sumber pasukan pemerintah kepada DPA.

Dia menjelaskan bahwa hanya dalam beberapa jam pertama sejak dimulainya operasi ini pasukan Suriah telah bergerak maju sejauh 3 km di poros timur laut pangkalan udara  T-4, namun pasukan ini juga menderita korban jiwa dan peralatan akibat perlawanan ISIS.

Sementara itu, ISIS mundur dari beberapa kawasan di sekitar Deir ez-Zor yang mereka duduki sejak beberapa jam sebelumnya.  Mereka mundur setelah digempur oleh pasukan Suriah hingga menyebabkan sejumlah teroris tewas, dan beberapa lainnya luka dan kabur. Selain itu, satu unit tank dan tiga mobil yang digunakan ISIS hancur.

Dalam peristiwa ini, beberapa pesawat pembom Suriah telah menggempur posisi-posisi ISIS di sekitar lokasi pertempuran. (mm/rayaluoum/sana)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL