tentara suriah di aleppoBeirut, LiputanIslam.com – Pasukan pemerintah Suriah memulai operasi militer besar-besaran di bagian utara Rif Aleppo sebagai persiapan untuk menguasai beberapa desa dan memutus jalur logistik utama yang terhubung ke perbatasan Turki. Di pihak lain, kelompok-kelompok bersenjata menyerukan mobilisasi umum melalui corong-corong masjid. Demikian dilaporkan oleh situs TV al-Mayadeen, Selasa (17/2/2015).

Berdasarkan laporan-laporan yang masuk, situs yang berbasis di Lebanon ini menyebutkan bahwa bahwa satuan-satuan pasukan pemerintah Suriah telah mencapai distrik Zahra, Rif Aleppo, yang sudah empat tahun terkepung. Beberapa pasukan telah masuk ke distrik itu melalui distrik Biyanun.

Sebelum itu, pasukan Suriah telah memperkuat kendalinya atas distrik-distrik Hardatnain, Bashku dan Ratyan di bagian utara Rif Aleppo, dan terus bergerak maju di kawasan pertanian al-Malah.

Di pihak lain, kelompok-kelompok bersenjata mengumumkan mobilisasi umum melalui corong-corong masjid di bagian utara Rif Aleppo.

Lembaga Pemantau HAM Suriah (SOHR) memastikan bahwa pasukan pemerintah Suriah telah menguasai beberapa desa di utara Aleppo serta memblokir jalur logistik utama yang mengarah ke kota Aleppo.

Pertempuran terus berlangsung di semua front Aleppo. Tentara Suriah telah membuka front Sheihan sebagai babak terakhir untuk menyempurnakan kepungan terhadap kelompok-kelompok bersenjata di kawasan-kawasan permukiman timur.

Selain itu, tentara Suriah juga telah membukan front Jami’yyat al-Zahra, berhasil menguasai beberapa bangunan dari tangan kelompok-kelompok bersenjata, dan bergerak maju di kawasan Rasyidin 4.

Pertempuran juga berlanjut di kawasan al-Amiriyah, Saif al-Daulah dan Aleppo Lama.

Al-Mayadeen juga melaporkan bahwa operasi militer Suriah berlanjut di kawasan Rif Quneitra di bagian selatan Suriah. Mereka menggempur kawanan teroris Front al-Nusra dan Pasukan Kebebasan Suriah (FSA) di desa al-Samdaniyah dan al-Hamidiyah, sebagai kelanjutan untuk operasi yang telah dimulai di Rif Daraa dan Rif Damaskus di bagian barat daya. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL