saa-di-aleppoAleppo, LiputanIslam.com –  Pasukan pemerintah Suriah yang didukung oleh kelompok-kelompok pertahanan rakyat, Jumat (14/10/2015), menekan kawanan bersenjata di kawasan barat laut provinsi Aleppo dan merebut desa al-Maqlaa,  Kassarat al-Oweje and Qows al-Oweje.

Sumber anonim militer menyebutkan bahwa lebih dari 42 teroris tewas ketika tentara melancarkan operasi penyisiran di kawasan al-Sheikh Saed, al-Fardous dan 1070 lingkungan Proyek Apartemen Aleppo.

Di kota Aleppo, pasukan Suriah meledakkan sebuah terowongan di sekitar benteng kuno Aleppo mengakibatkan 14 militan pemberontak tewas. Peristiwa ini kemudian disusul dengan kontak senjata sengit antara pasukan Suriah dan militan.

Militer Suriah Kamis lalu (13/10/2016) merilis statemen yang menyebutkan dimulainya operasi militer di wilayah timur kota Aleppo serta mengimbau penduduk supaya menjauh dari pangkalan-pangkalan dan posisi-posisi kawanan bersenjata.

Statemen itu juga menyatakan bahwa warga yang datang dari Aleppo timur ke posisi-posisi tentara Suriah tidak akan diinterogasi ataupun ditangkap, dan malah untuk mereka telah disediakan sarana penyambutan dan akomodasi.

Lembaga Observatorium Suriah untuk HAM (SOHR) melaporkan bahwa pasukan Suriah telah menghasilkan kemajuan baru di sisi utara Aleppo timur yang membuat mereka dapat menggempur beberapa kawasan di sisi utara dan timur laut Aleppo.

Direktur Eksekutif SOHR mengatakan, “Kemajuan itu paling signifikan dalam satu minggu ini, dan tujuannya ialah membuka jalur baru menuju bandara di bagian timur kota ini.”

Lembaga ini juga menyebutkan bahwa pertempuran antara kedua pihak dibarengi dengan serangan udara Rusia dan Suriah sepanjang Jumat kemarin.

Kelompok-kelompok bersenjata terkepung di Aleppo timur dan melarang penduduk mengungsi ke luar kota ini, dan karena itu pasukan Suriah menganggap mereka telah menjadikan warga sebagai tameng untuk menyelamatkan diri.

Secara terpisah, pasukan Suriah berhasil merebut kembali kota al-Dirkhebiyeh di barat Damaskus, ibu kota Suriah, setelah membunuh sejumlah besar teroris, Jumat.

Tentara Suriah juga menghabisi sedikitnya selusin anggota Jabhat Fateh al-Sham (Jabhat al-Nusra), termasuk satu komandan mereka yang bernama Mustafa Mohammad al-Omari, di daerah Saan al-Aswad, 15 km utara kota Homs. (mm/presstv/raialyoum/irna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL