syrian armyDamaskus, LiputanIslam.com –  Operasi pembersihan Suriah dari militan pemberontak dan ekstrimis masih terus digelar oleh pasukan pemerintah negara ini. Minggu (20/4/2014) tentara Suriah melancarkan serangkaian operasi militer di wilayah timur al-Ghouta dan beberapa kawasan pedesaan di sekitar Damaskus.

Menurut laporan kantor berita resmi Suriah, SANA, operasi militer itu telah menjatuhkan banyak korban tewas di pihak militan serta menghancurkan persenjataan dan sarana perang mereka.

Badai operasi militer tentara Suriah juga menerjang sarang-sarang persembunyian gerilyawan di Douma, Erbin dan Jobar, mengakibatkan sejumlah militan tewas dan luka-luka. Sedangkan di kawasan sekitar kota Homs, tentara Suriah juga telah menimpakan kerugian besar pada kubu-kubu militan di sejumlah area, termasuk al-Ghanto, al-Mashjar al-Janoubi, Beit Rabia, Talbiseh, Beit Hajjo, al-Sain, dan Um Sharshouh.

Di Latakia, tentara Suriah menghabisi sejumlah militan yang masih bertahan di sejumlah desa dan kota kecil. Mayat-mayat militan pemberontak juga bergelimpangan akibat operasi “perburuan teroris” pasukan Suriah di beberapa kawasan di Aleppo, termasuk di  al-Jbeileh, al-Ramousa, Andan, Azan, Bayanoun, al-Layramoun, Ettin, Atareb, dan al-Khasseh.
Masih di Aleppo, tentara Suriah juga dilaporkan berhasil menggagalkan upaya militan menyusup ke kawasan al-Lairamon dan al-Zahraa.

15 April lalu tentara Suriah berhasil mengusir militan dari kota-kota Assal al-Ward, Housh Arab and Jab’adin, yaitu sehari setelah mereka berhasil menguasai penuh kota  Ma’loula and al-Sarkha.

Pekan lalu, perkembangan operasi militer tentara Suriah juga ditandai dengan keberhasilannya merebut wilayah pegunungan strategis yang menghadap dataran Rangkous sehingga memutus rute suplai militan di kawasan tersebut dari arah perbatasan Lebanon.

Di pihak lain, kaum militan telah menembakkan beberapa peluru mortir ke area permukiman di Damaskus, mengakibatkan empat warga sipil tewas, dua di antaranya anak kecil, dan beberapa warga lainnya cidera. Sumber-sumber lokal menyebutkan bahwa beberapa peluru mortir dari kelompok militan itu menerjang sebuah area di dekat Arnous Square di pusat kota Damaskus.

Sejauh ini perang di Suriah yang dipicu oleh pemberontakan yang disponsori beberapa negara asing sejak 2011 dilaporkan telah mewaskan lebih dari 150,000 orang dan menyebabkan jutaan warga terpaksa mengungsi demi menghindari kekerasan. (mm/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL