Damaskus, LiputanIslam.com –  Pasukan Arab Suriah (SAA) menggempur posisi-posisi kawanan pemberontak dan teroris di provinsi Idlib di bagian barat laut negara ini bersamaan dengan berlangsungnya proses persiapan SAA untuk memulai operasi militer besar-besaran di Idlib. Demikian dikatakan oleh Observatorium Suriah untuk HAM (SOHR), Kamis (8/8/2018).

Presiden Suriah Bashar al-Assad dalam wawancara dengan media Suriah pada akhir-akhir bulan Juli lalu menyatakan bahwa apa yang diprioritaskan oleh pemerintah Suriah sekarang ialah merebut kembali wilayah provinsi Idlib yang 60% di antaranya dikuasai oleh kelompok teroris Hayat Tahrir Syam alias Jabhat al-Nusra, dan 40% sisanya dikuasai oleh berbagai kelompok bersenjata lain. Sedangkan SAA berada di sisi tenggara provinsi Idlib.

SAA kemarin melancarkan serangan mortir dan rudal ke kawasan sekitar kota Jisr al-Thughur di bagian barat laut provinsi Idlib, namun belum dapat bergerak maju. Menurut SOHR, serangan ini dilakukan sebagai persiapan operasi militer yang mungkin akan segera dilancarkan oleh SAA, dan pada Selasa lalu SAA mengirim personil dan peralatan tempur untuk memperkuat pasukan ini.

Surat kabar al-Watan di Suriah, Kamis, menyebutkan bahwa tentara Suriah melancarkan serangan sengit dengan mortir-mortir berat terhadap tempat-tempat konsentrasi Jabhat al-Nusra dan kelompok-kelompok bersenjata lain yang bersekutu dengannya di bagian utara provinsi Hama dan bagian barat kawasan Sahl al-Ghab.

Dilaporkan bahwa di provinsi Idlib terdapat puluhan ribu militan bersenjata yang menolak kesepakatan dengan pemerintah Suriah. Provinsi yang diduduki kelompok-kelompok teroris sejak 2015 ini berbatasan dengan Turki, namun hampir sepenuhnya terkepung oleh SAA. (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*