pasukan tank suriahDamaskus, LiputanIslam.com – Tentara Suriah yang didukung pasukan relawan dilaporkan bergerak maju di dua kota Hasakah dan Palmyra (Tadmur), sementara pasukan Kurdi berhasil membebaskan kota Sarrin di dekat kota Kobane (Ain al-Arab) dari pendudukan pasukan teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Selain itu, tentara Suriah dan pejuang Hizbullah dari Lebanon terlibat pertempuran dengan kawanan bersenjata di tenggara al-Zabdani, Rif Damaskus. Demikian dilaporkan Alalam, Senin (27/7).

Disebutkan bahwa tentara Suriah dan pasukan Kurdi berhasil menghabisi tempat-tempat perkumpulan terakhir ISIS di beberapa kawasan kota Hasakah serta mengepung mereka di dua kawasan terpisah di kota ini setelah jalur yang menghubungkan keduanya diblokir.

Sumber-sumber keamanan menyatakan bahwa Hasakah akan segera aman, dan karena itu penduduk yang mengungsi dinyatakan dapat kembali ke kota ini.

Di Palmyra, tentara Suriah yang dibantu relawan bergerak maju dan berada di lokasi sejarak ratusan meter dari pertigaan strategis Palmyra dan 3 km dari situs purbakala Palmyra. Mereka berhasil menghancurkan sarang dan kubu-kubu pertahanan teroris ISIS serta membunuh beberapa orang di antara mereka.

Di Rif Damaskus, tentara Suriah dan para pejuang Hizbullah dari Lebanon telah menimpakan banyak kerugian pada kawanan bersenjata al-Nusra dan kelompok Ahrar Syam dalam sebuah operasi serangan masif di bagian selatan kota Zabdani. Mereka berhasil menguasai beberapa bangunan sekitar dan membunuh sejumlah teroris serta menghancurkan senjata dan perlengkapan perang teroris.

Di Rif Idlib, pasukan udara Suriah menggempur sarang-sarang kelompok teroris Jaish al-Fath di kawasan Abu al-Dhahur, Tifatanz, dan Taawum, hingga jatuh beberapa korban tewas di pihak teroris.

Di Aleppo, operasi militer tentara Suriah juga dilaporkan telah menghabisi sejumlah teroris di kawasan permukiman al-Rashidin, Khalediyah, dan Lirmoun.

Sementara itu, Ketua Partai Uni Demokratik Suriah (PYD) menyatakan pihaknya mencanangkan kebergabungan kelompok ini dengan tentara Suriah menyusul serangan Turki ke beberapa kawasan yang dikuasai pasukan Kurdi Suriah.

Beberapa media Turki melaporkan adanya serangan artileri Turki ke beberapa kawasan Kobane yang dikuasai oleh faksi militer Unit Perlindungan Rakyat Kurdi Suriah (YPG). Sebagai reaksi atas serangan ini, PYD mengingatkan bahwa pihaknya akan bereaksi jika serangan ini diulangi lagi oleh Turki.

Turki memandang YPG terafiliasi dengan Partai Pekerja Kurdi Turki (PKK) yang dimusuhi oleh pemerintah Turki. Menyusul kerusuhan di Turki pekan lalu yang menewaskan dan melukai beberapa tentara Turki, negara ini melancarkan operasi militer di wilayah utara Irak dan Suriah. Ankara menegaskan akan terus melanjutkan operasi itu untuk mengatasi ancaman keamanan ISIS bagi wilayah perbatasan Turki.

AP melaporkan bahwa dalam rangka ini pula Amerika Serikat (AS) dan Turki sedang menggodok rencana aksi militer untuk menghalau pasukan ISIS dari wilayah perbatasan Turki-Suriah. Namun seorang pejabat AS mengatakan bahwa tindakan militer bersama AS dengan Turki tidak akan mencakup penerapan zona larang terbang.

Menurut AP, tindakan ini praktis mendorong Turki untuk terlibat lebih jauh dalam perang saudara di Suriah, dan berpotensi terlibat konfrontasi langsung dengan pasukan Kurdi yang didukung oleh AS. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL