pasukan suriah di aleppoDamaskus, LiputanIslam.com – Komando operasi pasukan gabungan Suriah dan para sekutunya di Alepppo menyatakan dalam waktu dekat akan menggempur kelompok-kelompok bersenjata di semua front kota ini. Bersamaan dengan ini jet tempur Suriah dilaporkan tertembak jatuh oleh pasukan teroris Jabhah al-Nusra di Rif Aleppo.

Dalam statemennya komando ini juga menyatakan bahwa kelompok teroris Jabhah al-Nusra telah menipu kelompok-kelompok bersenjata lain sehingga ikut melakukan pelanggaran-pelanggaran besar terhadap perjanjian gencatan senjata, padahal kelompok-kelompok itu telah meneken perjanjian gencatan senjata, sementara pasukan Suriah dan sekutunya hanya sebatas bereaksi terhadap pelanggaran yang dilakukan oleh kawanan bersenjata.

Dijelaskan pula bahwa pasukan komando dan satu-satuan pasukan khusus telah tiba di Aleppo untuk memulai operasi serangan dalam waktu “dekat sekali”.

Pasukan Suriah menyebutkan bahwa penduduk sipil adalah pihak yang paling sengsara di tengah pertempuran, dan berada di pihak manapun, mereka adalah kalangan yang paling teraniaya.

“Karena itu, demi melindungi dan menjaga jiwa mereka, kami menyerukan kepada warga dan rakyat kami supaya menjauh dari lokasi-lokasi pertempuran sesegera mungkin,” seru pasukan Suriah.

Di bagian lain, kantor berita resmi Suriah, SANA, melaporkan bahwa satu pesawat tempur Suriah tertembak jatuh oleh roket darat ke udara saat menjalankan misi pemantauan di Rif Aleppo. Kelompok teroris Jabhah al-Nusra menyatakan bertanggungjawab atas serangan itu dan mengaku telah menangkap pilot pesawat tersebut.

RT mengutip keterangan juru bicara militer Suriah bahwa pilot pesawat tempur jenis Su-22 itu memang sempat menggunakan kursi pelontar ketika pesawatnya tertembak.

AFP melansir laporan para aktivis Suriah bahwa Jabhah al-Nusra yang menguasai distrik al-Ais di bagian selatan Rif Aleppo telah menembak jatuh jet tempur buatan Rusia itu dengan rudal anti serangan udara dan menawan pilotnya.

Sementara itu, IRNA memberitakan bahwa Rusia menyatakan kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) dalam tiga bulan terakhir ini sudah tiga kali menggunakan senjata kimia gas mostard terhadap pasukan Suriah. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL