us troop afghanistanKabul, LiputanIslam.com –  Sedikitnya lima orang tewas dan beberapa lainnya luka-luka akibat operasi serangan udara pasukan sekutu pimpinan Amerika Serikat (AS) di wilayah timur laut Afghanistan. Pejabat kepolisian setempat menyebutkan bahwa serangan udara menerjang distrik Nari, provinsi Kunar, pada Kamis malam (03/04).

Pejabat itu menyatakan lima orang tewas akibat serangan tersebut, dan semua korban adalah anggota milisi Taliban. Pihak Taliban sendiri belum mengonfirmasikan berita kematian anggotanya akibat serangan udara tersebut.
AS mengklaim bahwa target serangan adalah militan, namun sumber-sumber lokal menyebutkan bahwa para korban sebagian besar adalah warga sipil.

Pemerintah Afghanistan sendiri sudah berulangkali mengingatkan AS supaya menghindari serangan terhadap warga sipil yang tak berdosa. Banyaknya korban yang jatuh di pihak sipil akibat operasi militer pasukan sekutu AS selama ini telah mengusik hubungan Kabul dengan Washington serta memicu banyak protes anti AS.

Sementara itu, sebuah bom meledak di sisi jalan di distrik Maiwand, propinsi Kandahar menyebabkan tiga warga sipil tewas dan satu lainnya cidera. Menurut kepolisian setempat, bom itu ditujukan terhadap satu mobil yang melintas.

Pihak berwenang di Afghanistan memastikan Taliban berada di balik aksi kekerasan dan peledakan bom yang terjadi belakangan ini adalah untuk menggagalkan pemilu presiden. Taliban sendiri sebelumnya telah menyerukan kepada segenap anggotanya supaya menyerang semua pekerja, aktivis dan petugas keamanan yang terlibat dalam penyelenggaraan pemilu.

Pemilu presiden Afghanistan dijadwalkan berlangsung 5 April 2014, menampilkan 10 kandidat yang akan bersaing memperebutkan suara untuk menggantikan Presiden Hamid Karzai. Proses menunju pemilu berlangsung mencekam karena kekerasan masih tetap marak meskipun upaya pengamanan pemilu juga melibatkan ribuan pasukan asing. (mm/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*