Beirut, LiputanIslam.com –  Pasukan Demokrasi Suriah (SDF), Selasa (6/6/2017), memasuki Raqqa, kota di Suriah utara yang menjadi markas besar ISIS, dari arah timur satu jam setelah mendeklarasikan “petempuran besar” untuk pembebasan kota ini.

“Pasukan kami telah memasuki Raqqa dari arah timur di distrik al-Meshleb,” ungkap Rojda Felat, wanita yang menjadi salah satu komandan pasukan SDF, kepada AFP.

Direktur Eksekutif Observatorium Suriah untuk HAM Rami Abdulrahman kepada kantor berita yang sama mengatakan, “SDF menguasai pos al-Meshleb kemudian sejumlah bangunan di distrik ini, yang merupakan gerbang timur kota ini… SDF kini sudah berada di dalam kota Raqqa.”

Dalam jumpa pers di desa al-Hazimeh, 17 km utara Raqqa, Selasa pagi SDF yang merupakan aliansi Kurdi – Arab Suriah mengumumkan dimulainya “pertempuran besar” untuk menguasai kota Raqqa.

Sebelumnya, jubir SDF Talal Selo mengumumkan pasukan telah memulai serangan ke Raqqa pada minggu malam dari arah utara, barat dan timur. Dia menambahkan bahwa ISIS mati-mati mempertahankan “ibu kotanya”.

Pada awal November 2016 SDF memulai operasi militer bersandi “Amarah Eufrat” untuk menumpas ISISI di Raqqa. Sejak itu sampai sekarang mereka berhasil merebut banyak kawasan di provinsi Raqqa, dan memutus jalur logistik teroris menuju kota ini dari utara, timur dan barat.  Prestasi terbesar SDF selama ini ialah menguasai kota dan bendungan strategis Tabqa. (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL