pasukan demokrasi suriahBeirut, LiputanIslam.com – Pasukan teroris ISIS tampak semakin keteteran dalam pertempuran dengan musuh-musuhnya. Setelah terusir dari kota strategis Sinjar di Irak utara, dilaporkan pula gerombolan teroris besar berfaham takfiri itu juga terdepak dari kota al-Hol di bagian timur laut Suriah yang disebut-sebut sebagai posisi kunci di perbatasan antara Suriah dan Irak.

Pasukan koalisi Arab dan Kurdi Suriah yang bernama Pasukan Demokrasi Suriah (Syrian Democratic Forces/SDF) Jumat (13/11) menyatakan berhasil mendepak kawanan teroris dari kota al-Hol.

“SDF telah mengambil alih al-Hol di jalur suplai senjata dan perlengkapan dari Irak… Jalanan dipenuhi mayat-mayat para jihadis, sementara yang lain melarikan diri ke arah al-Shadadi … Kami berhasil memutus jalur suplai ISIS,” ungkap juru bicara SDF, Kolonel Talal Ali Sello, kepada AFP.

Mengenai berita yang sama IRNA menyebutkan bahwa pembebasan al-Hol merupakan yang pertama kalinya selama satu setengah tahun terakhir ini.
Wartawan Kurdi Suriah Shahin Omar kepada IRNA mengatakan al-Hol bebas setelah terjadi pertempuran selama 14 hari.

“Kota ini merupakan salah satu jalur perhubungan ISIS yang di Suriah dengan yang di Irak, serta hubungan dengan kota Raqqah di wilayah Suriah,” ungkapnya.

Dia juga menjelaskan bahwa al-Hol juga sangat penting karena di sana terdapat sumur-sumur minyak sehingga ISIS semula melakukan perlawanan mati-matian supaya kota itu tidak sampai lepas dari tangan mereka, tapi mereka akhirnya kewalahan dan banyak sekali teroris terbunuh hingga kemudian kota ini bebas dari tangan mereka pada Jumat sore.

Pasukan SDF kini sibuk melakukan razia dari rumah ke rumah untuk mencari bahan-bahan peledak aktif yang kemungkinan ditinggalkan oleh kawanan ISIS.

SDF yang menjalin koordinasi dengan pasukan koalisi pimpinan Amerika Serikat terdiri atas para petempur Kurdi, suku Arab al-Shamar, warga Kristen Suriah dan warga etnis Assyrian. Pembebasan al-Hol menjadi pengalaman pertama bagi SDF di kancah militer.

Menurut IRNA, dengan lepasnya Sinjar dan al-Hol dari tangan ISIS, praktis “kekhalifahan” Abu Bakar al-Baghdadi sudah kehilangan hubungan antara Suriah dan Irak sehingga wilayah kekuasaan ISIS terbelah menjadi dua. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL