pasukan-rusia-di-aleppoAleppo, LiputanIslam.com –   Para insinyur tempur Rusia menemukan amunisi dan senjata buatan Amerika Serikat (AS), Jerman dan Bulgaria di Aleppo timur.

“Di sana telah ditemukan amunisi dan senjata ringan kaliber besar serta sistem-sistem peluncur multipel roket Grad yang diproduksi di Jerman, AS, dan Bulgaria,” ungkap kepala pusat internasional pemberantasan ranjau Ivan Gromov dalam wawancara dengan TV Rossiya-24 milik Rusia, sebagaimana dilansir kantor berita Rusia TASS, Rabu (28/12/2016).

Dia juga menyebutkan bahwa para insinyur tempur Rusia menemukan granat mortir  122 mm, sistem peluncur roket multiple, granat genggam, peluncur granat , dan proyektil howitzer di salah satu markas militan. Menurutnya, jumlah senjata yang ditemukan itu sangat besar dan cukup untuk menyuplai satu batalyon secara keseluruhan.

TV Nova milik Bulgaria pada 13 Desember lalu menayangkan foto-foto yang diambil oleh para wartawan yang berhasil menyusup ke dalam salah satu gudang senjata milik kawanan teroris di kota lama Aleppo.

Menurut TV ini, sebanyak hampir 4 juta peluru mortir dan 4000 roket Grad  buatan Bulgaria telah jatuh ke tangan kawanan teroris Fath al-Sham.

Menurut dokumen-dokumen yang didapat para wartawan, sebuah perusahaan telah mengekspor senjata dari Bulgaria pada Oktober 2015.

Sementara itu, pusat kepentingan Rusia di Hmeimim dalam statemennya di hari yang sama menyatakan tentara Rusia dari sebuah pusat internasional telah berhasil menyapu ranjau di kawasan seluas 966 hektar di Aleppo timur sejak tanggal 5 Desember lalu.

“Pasukan Rusia dari pusat penyapu ranjau internasional terus menjalankan tugasnya di berbagai kawasan Aleppo timur yang telah dibebaskan dari kawanan bersenjata,” bunyi statemen itu.

Statemen ini menambahkan bahwa dalam 24  jam lalu pasukan Rusia juga telah menyapu ranjau di sembilan masjid, empat sekolah, dan satu taman kanak-kanak.

Dijelaskan pula bahwa dalam kurun waktu lima bulan terakhir ini para insinyur tempur Rusia telah menyapu ranjau dan bom di kawasan seluas 966 hektar dengan rincian area dan obyek yang mencakup; jalan sepanjang 350 km, 2149 rumah, 44 sekolah, 38 masjid, 10 rumah sakit dan klinik, dua taman kanak-kanak, satu stasiun air, dua stasiun pembangkit listrik, dan satu pabrik pengolahan air dan roti.

Pusat itu menambahkan bahwa pasukan dari pusat internasional penyapu ranjau Rusia dalam jangka waktu tersebut juga telah menjinakkan 14,700 bom yang 6700 di antaranya adalah bom rakitan. (mm/tass/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL