NewYork, LiputanIslam.com –  Jubir Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyatakan bahwa pasukan penjaga perdamaian PBB  yang ditugaskan berpatroli di zona penyangga antara Suriah dan Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel secara bertahap kembali ke posisinya, namun personil Rusia yang berpatroli bukan bagian dari pasukan PBB.

Wakil juru bicara PBB Farhan Haq menjelaskan bahwa misi PBB yang dinamai UNDOF (United Nations Disengagement Observer Force) sedang melaksanakan pengembalian bertahap setelah penarikannya pada tahun 2014 akibat penculikan personelnya oleh teroris yang berafiliasi dengan kelompok teroris al-Qaeda.

Dia mengklarifikasi bahwa personel Rusia yang disebutkan dalam laporan pers bukanlah bagian dari UNDOF, yang terdiri atas personil dari negara-negara anggota PBB yang non- anggota tetap Dewan Keamanan, sedangkan Rusia adalah anggota tetap dewan ini.

Farhan Haq juga mengatakan bahwa sebagai bagian dari upaya untuk kembali secara bertahap ke zona penyangga, UNDOF pada hari Kamis lalu melakukan patroli ke titik penyeberangan Quneitra, sementara  anggota polisi militer Suriah dan Rusia secara bersamaan melakukan patroli ke daerah itu. (mm/xinhua)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*