tentara mesirKairo, LiputanIslam.com – Sebanyak 55 teroris terbunuh dalam operasi militer di Sinai yang digelar oleh pasukan “penyelamat undang-undang” Mesir yang terdiri atas militer dan polisi Selasa lalu (15/9).

Sebagaimana dilansir DPA Rabu kemarin (16/9), juru bicara militer Mesir di halaman resmi Facebooknya menyebutkan bahwa di hari ke-9 operasi militer berskala besar dengan sandi “Haq al-Syahid” yang menerjang tempat-tempat persembunyian teroris di kota-kota al-Arish, Sheikh Zuweid, Rafah dan beberapa kawasan pegunungan di bagian tengah Sinai telah menghasilkan terbunuhnya 55 teroris takfiri. Mereka terbunuh dalam kontak senjata yang berlangsung sengit, sementara 35 orang lain yang diduga sebagai rekan mereka ditangkap dan diserahkan kepada aparat keamanan, namun empat di antara yang tertangkap dilepaskan karena dipastikan tidak terlibat dalam aksi teror.

Lebih jauh dilaporkan pula bahwa pasukan Mesir juga telah mengungkap dan menghancurkan dua gua yang menjadi tempat perlindungan para teroris, menghancurkan 41 bom rakitan berdaya ledak kuat, membakar 30 tempat persembunyian, menghancurkan 6 unit mobil yang dilengkapi dengan senjata otomatis, menghancurkan 5 unit motor, menyita 4 unit mobil bak terbuka, serta mengungkap dan menghancurkan 5 gudang tempat penyimpanan bahan peledak ammonium nitrate, bahan bakar, dan suku cadang kendaraan para teroris.
Dalam kontak senjata dengan teroris dan akibat ledakan bom ketika sedang berinteraksi dengan para teroris, dua tentara Mesir juga dilaporkan terbunuh dan 12 lainnya luka-luka. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL