pasukan-libya-di-sirteSirte, LiputanIslam.com –   Pasukan operasi militer Libya bersandi “al-Bunyan al-Marsous” (Bangunan Yang Tersusun Kokoh) yang bernaung di bawah pemerintahan rekonsiliasi nasional Libya, Minggu (2/10/2016), menyatakan berhasil membunuh 30 kombatan ISIS di kota Sirte, dan menemukan lebih dari 20 mayat lain anggota ISIS, satu di antaranya berstatus komandan dengan julukan Abu Turabah, serta meringkus satu anggota ISIS berkewarganegaraan Mesir.

“Pasukan al-Bunyan al-Marsous berhasil menggagalkan upaya patroli anggota ISIS di kawasan al-Sawawah yang berjarak 7 km di sebelah timur Sirte, dan akibatnya, lebih dari 30 anggota ISIS, termasuk komandannya, Abu Turabah, terbunuh,” ungkap sumber anonim itu kepada al-Bawaba al-Wasat.

Dia menambahkan bahwa dalam pergerakan maju menuju kawasan al-Minarah al-Kambu pasukan ini menemukan 20 mayat anggota ISIS yang sebagian besar berwarna kulit sawo matang serta warga negara Mesir, Tunisia dan Libya sendiri.

Pasukan al-Bunya al-Marsous menambahkan bahwa beberapa pesawat tempur angkatan udara Libya melancarkan enam kali serangan mendadak pada Minggu pagi di kota Sirte sebagai persiapan untuk gerak maju pasukan invantri di kawasan permukiman nomor 3.

Operasi al-Bunyan al-Marsous dimulai sejak akhir-akhir Agustus lalu dengan menggempur kubu-kubu pertahanan terakhir ISIS di Sirte dengan target menumpas habis ISIS di kota wisata ini.

Beberapa waktu lalu para petinggi pasukan ini menyatakan bahwa ISIS di Sirte sudah menghembus “nafas-nafas terakhir”, tapi sampai sekarang pasukan Libya itu belum dapat membebaskan sepenuhnya kota ini dari keberadaan ISIS. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL