Baghdad, LiputanIslam.com –  Pasukan pemerintah federal Irak mendapat serangan dari pasukan pemerintah otonomi Kurdistan Irak, Peshmerga, ketika akan mendatangi distrik Alton Kupry di selatan kota Arbil, Jumat pagi (20/10/2017).

Dilaporkan bahwa ketika pasukan Irak mendekati distrik ini, Peshmerga melepaskan tembakan ke arah mereka hingga terjadi kontak senjata, namun tidak ada laporan mengenai akibat insiden ini.

Pemerintah Baghdad berulangkali menegaskan akan memulihkan kendalinya atas semua wilayah sengketanya dengan pemerintah otonomi Kurdistan sesuai kondisinya sebelum mendapat serangan dari kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Atas instruksi Baghdad, pasukan federal Irak harus kembali ke garis kontak tahun 2014.

Di pihak lain, salah seorang anggota Peshmerga mengatakan kepada media Kurdistan Irak bahwa mereka mencegat pasukan Irak sesuai instruksi kementerian Peshmerga.

Jubir Peshmerga mengkonfirmasi insiden kontak senjata itu sembari menuding pasukan Irak berusaha kembali ke garis hijau yang ditetapkan oleh Kurdistan dan pasukan Irak pada tahun 2003 antara.

Sumber lokal dan lapangan menyebutkan bahwa pasukan Irak masih akan bersikeras memasuki distrik itu. Menurutnya, pihak utama yang akan masuk adalah kepolisian federal, namun tentara juga ada dilapangan untuk mendukungnya.

“Pasukan Peshmerga menyerang polisi federal dengan senjata Katyusha dan mortir,” lanjutnya.

Dia menepis laporan mengenai keberadaan pasukan relawan al-Hashd al-Shabi dan  adanya serangan terhadap konvoi mobil pasukan Irak di sana.

Pasukan Irak sejak Senin dini hari lalu memulai operasi untuk merebut kembali berbagai kawasan sengketa, dan dalam waktu singkat mereka berhasil menguasai semua kawasan ini, terutama di beberapa bagiannya yang strategis. (mm/fna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL