تحرير 5 قرى في سنجار ومحاصرة القضاء من جميع الجهاتBaghdad, LiputanIslam.com – Pasukan Kurdistan Irak, Peshmerga, Kamis kemarin (12/11) mengganyang kawanan teroris ISIS di wilayah administrasi distrik Sinjar dan berhasil membebaskan kawasan ini dari gerombolan ekstrimis takfiri tersebut. Bersamaan dengan ini dilaporkan bahwa pasukan udara Irak telah membombardir beberapa konvoi mobil ISIS hingga menewaskan puluhan teroris.

Media War Cell Irak (MWC) dalam statemennya, sebagaimana dilansir al-Sumaria News, saat melaporkan pembebasan wilayah di Sinjar menyatakan bahwa operasi pembebasan distrik Sinjar masih berlanjut dan Peshmerga “terus mengalami kemajuan signifikan,” padahal operasi di wilayah yang berjarak 110 km barat laut Mosul, ibu kota provinsi Nineveh, Irak utara, itu baru dimulai sejak Kamis pagi kemarin.

MWC sebelumnya melaporkan Peshmerga berhasil membebaskan empat desa di Sinjar, mengepung distrik ini dari semua arah, dan memutus jalur utama yang menghubungkan Mosul dengan kota Raqqa, Suriah, yang menjadi basis utama ISIS.

Pasukan teroris ISIS menguasai Sinjar sejak Agustus 2014, mengakibatkan terjadinya gelombang pengungsian sekitar 400,000 orang dari Sinjar menuju provinsi Dahuk, terkepungnya puluhan ribu warga penganut sekte Yazidi di Gunung Sinjar, pembantaian massal ribuan warga Yazidi serta penyekapan, pemerkosaan dan perbudakan terhadap kaum wanita Yazidi yang terperangkap di Sinjar, termasuk anak-anak kecil.

Bulan lalu Peshmerga berhasil merebut kembali banyak kawasan di utara distrik Sinjar, sementara puluhan ribu pengungsi Sinjar yang tertampung di kamp-kamp pengungsi provinsi Dahuk sudah tak sabar lagi menantikanketerbebasan semua daerah kampung halaman mereka dari kawanan teroris kejam dan sadis tersebut.

Sementara itu, ketua dewan distrik Khalidiyah, provinsi Anbar, Ali Dawud, menyatakan puluhan teroris, satu di antaranya komandan terkemuka ISIS yang memiliki julukan Abu Ayyub al-Tunisi, tewas terkena serangan udara jet tempur Irak terhadap beberapa konvoi mobil kawanan teroris ISIS di kawasan Albu Shajal, 23 km timur Ramadi.
Abu Dawud juga menyebutkan bahwa selain menderita banyak korban jiwa, ISIS juga menderita banyak kerugian materi akibat serangan udara itu. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL