pasukan koalisi arabDoha, LiputanIslam.com – Jumlah pasukan asing yang bernaung di bawah pasukan koalisi Arab pimpinan Saudi dan sudah masuk ke Yaman sejauh ini sudah mencapai 10,000 personil. Demikian diberita Reuters berdasarkan laporan TV Aljazeera, Selasa (8/9).

Dilaporkan pula bahwa kontingen kedua militer Qatar yang sudah berada di kawasan al-Wadi, Saudi, pada hari itu juga telah masuk ke Yaman. Selain itu, pasukan koalisi Arab juga telah mengerahkan sarana perang tambahan berupa 30 unit helikopter Apache, kendaraan lapis baja, dan peluncur roket.

Penambahan pasukan dan peralatan tempur ini dilakukan menyusul serangan rudal pasukan Yaman yang menewaskan sedikitnya 60 anggota pasukan koalisi di provinsi Marib.

Koran Asharq al-Awsat sebelumnya melaporkan puluhan tentara Mesir dan sekitar 6000 tentara Sudan dalam waktu dekat juga akan dikirim ke Yaman untuk memerangi Ansarallah dan militer Yaman yang mendukungnya, namun negara-negara itu sendiri belum memberikan pernyataan tentang ini.

Di pihak lain, petinggi Ansarallah Mohammad al-Bukhaiti mengancam akan membalas serangan Saudi dengan menyerang Riyadh, ibu kota Saudi.

“Serangan yang menimpa pasukan koalisi pimpinan Saudi di Marib telah menunjukkan kepada mereka bahwa mereka sudah terlibat dalam pertempuran yang sesungguhnya,” katanya, sebagaimana dilansir situs berita Arabi21.

Dia menambahkan, “Sistem rudal Yaman dapat menjadikan Riyadh sebagai sasaran, dan respon strategis kami terhadap agresi pasukan koalisi dan berlanjutnya permusuhan Saudi akan diberikan pada momen yang tepat.”

Sementara itu, serangan udara pasukan koalisi Arab Selasa kemarin menewaskan sedikitnya 14 orang, empat di antaranya anak kecil. Para korban tersebar di Sanaa, ibu kota Yaman, Taiz, Sa’dah dan Hudaydah.

Bersamaan dengan ini tentara Yaman dan pasukan komite rakyat yang berafiliasi dengan Ansarullah menembakkan roket-roket Katyusha terhadap beberapa posisi milisi Yaman pro-Saudi di kawasan Sahan al-Jin, provinsi Marib, serta menguasai beberapa kawasan di kota Taiz.

Militer Yaman mengaku mengalami kemajuan besar dan menguasai Beer Basha serta memperketat kepungannya terhadap kawanan teroris di kota kecil ini meskipun terus mendapat serangan udara dari pasukan koalisi.

Pasukan gabungan Yaman juga menggempur pos Mash’al milik pasukan Saudi di sekitar al-Khubah hingga menewaskan beberapa tentara Saudi dan menghancurkan sebuah menara pemantau tentara Saudi. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL