الجيش السوري يفك الحصار ويدخل سجن حلب المركزيAleppo, LiputanIslam.com – Satuan khusus pasukan pemerintah Suriah (SAA) berhasil menerobos masuk ke dalam pusat penjara Aleppo Rabu (21/5). Demikian dilaporkan laman Syria Now dalam Breaking News-nya sembari mengutip laporan reporter TV al-Manar bahwa hal itu terjadi setelah beberapa tank pasukan khusus SAA berhasil menerobos blokade yang dilakukan militan pemberontak terhadap penjara tersebut sejak hampir satu setengah tahun silam.

Disebutkan bahwa sebelum memasuki penjara itu pasukan khusus SAA telah membersihkan banyak ranjau dan bom-bom lainnya yang ditanam pemberontak di lokasi sepanjang hampir 300 meter yang mengelilingi penjara Aleppo. Pembersihan dilakukan demi mengamankan kedatangan pasukan tank lebih banyak untuk membuyarkan sepenuhnya blokade militan.

Dalam penjara itu terdapat ratusan tentara Suriah yang gigih mempertahankan penjara serta 2500 tahanan yang beberapa di antaranya adalah warga negara asing yang menjadi tokoh gerilyawan.

Media online al-Mayadeen juga melaporkan perkembangan perang di Aleppo tersebut. Menurut media ini, tentara SAA juga telah mengirim logistik pertahanan ke penjara Aleppo, menguasai lokasi di sebelah timur penjara, menghancurkan terowongan-terowongan militan yang ada di sana, serta memulihkan pusat pembangkit tenaga listrik di wilayah Sheikh Najjar dan Heilan.

Menurut jaringan berita TV al-Alam, para aktivis juga melaporkan hal yang sama di jejaring sosial Facebook. Mereka menyebutkan bahwa tentara Suriah berhasil membuyarkan kepungan militan terhadap penjara Aleppo kemudian masuk ke dalamnya setelah mengalahkan kelompok-kelompok bersenjata yang ada di sekitar penjara.

Keberhasilan itu dicapai pasukan khusus SAA setelah terlibat pertempuran sengit dengan milisi Front al-Nusra dan Pasukan Kebebasan Suriah (FSA).

Penjara Aleppo merupakan salah satu kawasan paling rawan kekerasan dan kontak senjata di Aleppo sepanjang satu tahun terakhir. Milisi pemberontak dan gerilyawan ekstrimis mengepung penjara itu dan menyerangnya dengan berbagai macam cara.

Serangan yang terbesar pernah dilakukan oleh Front Islam dan Front al-Nusra di bawah komando Saifullah al-Shishani selama beberapa bulan. Serangan itu dimulai dengan operasi serangan bunuh diri dengan meledakkan bom mobil di lokasi dekat dinding penjara. Operasi itu mengorbankan nyawa al-Shishani, namun mereka gagal menebos masuk dan menguasai penjara.

Menurut Syria Now, keberhasilan SAA menerbos blokade militan untuk kemudian menguasai kawasan utara dan barat Aleppo secara militer berarti keberhasilan SAA mengepung gerilyawan yang bercokol di bagian utara dan barat daya kota ini, dan selanjutnya SAA secara bertahap akan masuk ke kota Aleppo.

Akhir bulan lalu SAA mengumumkan akan melancarkan operasi militer besar-besaran di Aleppo, termasuk untuk pembebasan penjara Aleppo dari kepungan para pemberontak dan ekstrimis. (mm/syrianow/almayadeen/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL