pasukan-irakBaghdad, LiputanIslam.com – Pasukan khusus Irak telah meringkus tak kurang dari 400 orang yang diduga sebagai anggota kelompok teroris Naqsyabandiyah yang berafiliasi dengan kelompok teroris transnasional Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

IRNA mengutip pernyataan seorang sumber anonim pasukan relawan Irak al-Hasyd al-Shaabi kepada Radio Irak bahwa ratusan orang itu datang secara mencurigakan ke kamp Spiecher, Tikrit, dengan dalih demi mendapatkan pendidikan. Tapi mereka dicurigai karena datang tanpa sepengetahuan para komandan keamanan dan komandan pasukan relawan di kamp militer tersebut.

Radio Irak juga melansir keterangan seorang komandan keamanan Irak di kamp Spiecher bahwa sebagian orang yang tertangkap itu dibawa ke tempat pendidikan kepolisian provinsi Salahuddin untuk diperiksa lebih lanjut mengenai kemungkinan keterlibatan mereka dengan ISIS dalam peristiwa jatuhnya Mosul, ibu kota provinsi Ninawa, Irak utara, ke tangan ISIS pada 10 Juni 2014.

Komandan al-Hashd al-Shaabi dan komandan pasukan keamanan meragukan pernyataan sebagian pejabat Kementerian Pertahanan Irak bahwa orang-orang itu datang ke kamp Spiecher dalam rangka pendidikan. Sebab, proses pemindahan mereka dari pangkalan Baashiqah, Mosul, ke kamp Spiecher tidak jelas; apakah dikirim dengan menggunakan helikopter Amerika Serikat ataukah dengan kendaraan militer? Jika dengan kendaraan militer lantas mengapa mereka tidak mendapat serangan dari ISIS dalam perjalanan?

Dalam laporan itu juga disebutkan bahwa lebih dari 1500 orang mantan anggota Partai Baath terguling yang menjadi anggota kelompok Naqsyabandi telah direkrut untuk pendidikan oleh gubernuger Ninawa Atheel al-Nujaifi dan mantan ketua parlemen Irak Usamah al-Nujaifi yang mengawasi pelembagaan pasukan kepolisian setempat.

Kontak Senjata ISIS – Naqsyabandi

Laporan lain dari Arbil menyebutkan telah terjadi kontak senjata antara ISIS dan kelompok Baath yang dulu telah membantu ISIS dalam pendudukan kota Mosul pada tahun 2014.
Seorang pejabat anonim di Arbil mengatakan kepada IRNA bahwa Kamis lalu ISIS terlibat kontak senjata dengan kelompok Naqsyabandi pimpinan Ezzat al-Dowri, mantan petinggi militer rezim Baath terguling, di barat Mosul, mengakibatkan tujuh orang dari masing-masing pihak tewas.

 

Wakil al-Baghdadi Tewas

Sumber-sumber militer Irak Sabtu (9/1) menyatakan Ashi Ali Mohammad Nasir al-Obeidi, wakil kedua pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi, tewas diterjang serangan udara Irak di barat Ramadi, ibu kota provinsi Anbar.

Menurut al-Sumaria News, Ashi al-Obeidi, komandan senior operasi al-Jazirah ISIS dan wakil kedua al-Baghdadi tewas di kawasan Barwanah, barat Ramadi.

Sebelum itu, serangan pasukan Irak terhadap beberapa posisi ISIS di provinsi Anbar telah melukai beberapa petinggi ISIS, termasuk juru bicaranya, Abu Mohammad al-Adnani. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL