israel serang wargaBaitul Maqdis, LiputanIslam.com – Menyusul peristiwa pembunuhan sadis seorang sopir bus Palestina oleh sekelompok warga Israel di kawasan industri Deir Yasin di bagian barat Baitul Maqdis (Jerussalem), Israel mengumumkan status siaga di berbagai kawasan.

Menurut laporan Asharq al-Awsat, Israel mengerahkan ratusan pasukannya di kawasan Jabal al-Zaitun dan kawasan sekitarnya, termasuk Sawanah, Wadi al-Juz, Ras al-Amud, Shayah, dan di sebagian besar kota Baitul Maqdis.

Bersamaan dengan ini terjadi bentrokan massa pemuda Palestina dengan aparat Israel di kawasan permukiman Ezeriya dan Abu Dais di bagian tenggara Baitul Maqdis dan kawasan Isawiyah di bagian pusat kota ini.

Seperti pernah diberitakan, sekelompok warga Zionis telah membunuh warga Palestina Yousef Rammouni, 32 tahun, yang bekerja sebagai sopir bus. Bapak dari beberapa anak yang tinggal di kawasan Jabal al-Zaitun, Kota Lama Baitul Maqdis, ini diculik para pemukim Zionis saat sedang mengemudi bus dan pulang kerja pada Minggu malam (16/11). Dia kemudian kemudian dibunuh dengan cara digantung di dalam bus di kawasan Ras al-Amus. (Baca juga: Inna Lillah, Pemukim Zionis Gantung Sopir Palestina)

Pihak Israel berkelit dan menepis kabar bahwa warganya telah membunuh Rammouni. Polisi Israel mengklaim pria Palestina itu bunuh diri, namun pihak keluarga korban membantahnya dan menyatakan ada bukti-bukti bahwa kuat bahwa korban dianiaya dan dibunuh.
Para sopir Palestina melancarkan aksi mogok atas kejadian tersebut.

Hamas dan Fatah dalam pernyataan terpisah mengutuk keras aksi pembunuhan tersebut. Mahmoud al-Habash, Hakim Agung dan Panesehat Presiden Palestina, menyatakan Israel harus bertanggungjawab penuh atas kasus itu.

“Kejahatan ini bersumber pada watak liar yang mewarnai masyarakat Israel serta menunjukkan besarnya permusuhan rezim ini terhadap warga Muslim dan Arab,” katanya, seperti dikutip IRNA.

Dia menambahkan bahwa kasus ini juga menunjukkan bahwa rakyat Palestina memang layak menempuh segala cara yang memungkinkan untuk melawan rasisme kaum Zionis.

Sementara itu, Juru Bicara Hamas Sami Abu Zuhri menyatakan bahwa kekejaman kaum Zionis membuktikan kebohongan klaim Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bahwa pihaknya mendambakan ketentaraman Baitul Maqdis.

Dia menambahkan bahwa pihak Palestina harus membalas dan melawan kezaliman kaum Zionis tersebut. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL