palestina qawasmeh dan Abu AishehTel Aviv, LiputanIslam.com – Pasukan Israel telah melancarkan serangan ke sebuah lokasi di Tepi Barat Selasa (23/9) dini hari dan menembak mati dua pemuda Palestina yang diduga terlibat dalam aksi penculikan dan pembunuhan tiga remaja Israel pada Juni lalu, yaitu peristiwa yang memicu Perang Gaza.

Sebagaimana dilaporkan CBC News, Juru Bicara Militer Israel, Letkol Peter Lerner, menyatakan bahwa serangan itu dilakukan terhadap tempat persembunyian dua pemuda Palestina tersebut di kota al-Khalil (Hebron).

Menurutnya, serangan ke lokasi itu dilakukan setelah ada “terobosan baru” dalam upaya pasukan keamanan Israel mencari tempat persembunyian dua pemuda Palestina bernama Amer Abu Aisheh and Marwan Qawasmeh tersebut dalam satu pekan terakhir.

Lerner mengklaim dua pemuda ini dibunuh karena berusaha melawan sehingga terjadi baku tembak. “Kedua orang Palestina itu terbunuh dalam peristiwa baku tembak,” katanya.

Sejak peristiwa penculikan itu pasukan Israel telah membunuh beberapa warga Palestina dan menangkap ratusan lainnya, termasuk sejumlah kader Gerakan Perlawanan Islam Palestina Hamas yang menjadi anggota parlemen Palestina.

Tel Aviv mengklaim Hamas bertanggungjawab atas penculikan itu, namun Hamas membantah pihaknya terlibat dalam kasus tersebut dan balik menuduh Israel sengaja melontarkan tuduhan demikian dengan tujuan mengusik rekonsiliasi yang saat itu baru dicapai antara Hamas dan Fatah untuk membentuk pemerintahan persatuan nasional Palestina.

Israel juga mengangkat kasus penculikan itu sebagai alasan untuk melancarkan operasi militer bersandi “Protective Edge” yang berlangsung selama sekitar 50 hari ke Jalur Gaza dan telah menggugurkan lebih dari 2,100 warga Palestina dan melukai lebih dari 11,000 lainnya. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL